Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang memusnahkan lebih dari 8 kilogram sabu dan ratusan butir ekstasi. Wali Kota Ratu Dewa memberikan penghargaan khusus atas keberhasilan kepolisian menggagalkan peredaran gelap narkotika, termasuk modus baru dalam rokok elektrik.
PALEMBANG, NUSALY – Upaya pembersihan Kota Palembang dari jeratan narkotika terus menunjukkan hasil nyata. Wali Kota Palembang Ratu Dewa menghadiri langsung pemusnahan barang bukti sitaan berupa 8.282 gram sabu dan 746 butir pil ekstasi di Mapolrestabes Palembang, Selasa (24/2/2026).
Pemusnahan yang dilakukan dengan cara diblender ini turut disaksikan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho dan Kapolresta Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan. Keberhasilan pengungkapan ini diklaim setara dengan menyelamatkan sedikitnya 66.256 jiwa warga Palembang dari bahaya narkotika, dengan asumsi 1 gram sabu dikonsumsi oleh delapan orang.
Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang berdiri penuh di belakang pihak kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Sebagai bentuk apresiasi nyata, Dewa menyerahkan piagam penghargaan kepada Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang atas dedikasi mereka menjaga kondusivitas kota.
“Pencapaian ini luar biasa. Di awal 2026 saja, tim Resnarkoba sudah menyelamatkan sekitar 66 ribu jiwa. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk memastikan anak cucu kita tidak terjebak dalam lingkaran hitam ini,” ujar Ratu Dewa.
Waspada Modus Baru “Cartridge” Cair
Selain barang bukti konvensional, pihak kepolisian juga mengungkap temuan yang mengkhawatirkan: narkoba cair yang disamarkan dalam cartridge rokok elektrik (vape). Cairan ini merupakan turunan ganja cair yang diduga diselundupkan dari luar negeri.
Temuan ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Palembang. Ratu Dewa meminta masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih waspada terhadap tren penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja yang kini mulai dimanfaatkan bandar untuk mengedarkan zat terlarang.
“Aparat sudah bekerja keras mengungkap modus baru ini. Sekarang tugas kita di pemerintahan dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sinergi dalam Safari Ramadan
Rangkaian kegiatan pemusnahan ini kemudian berlanjut dengan agenda Safari Ramadan 2026. Wali Kota Ratu Dewa turut mendampingi Kapolda Sumsel dalam acara buka puasa bersama hingga pelaksanaan Salat Tarawih di Mapolrestabes Palembang.
Sinergi antara umara dan aparat penegak hukum ini diharapkan menjadi pesan kuat bagi para pelaku kejahatan narkotika bahwa tidak ada ruang bagi mereka di “Bumi Sriwijaya”. Melalui kolaborasi intensif antara Pemkot dan Polrestabes, Palembang menargetkan angka prevalensi pengguna narkoba terus menurun secara signifikan sepanjang tahun ini. (emen)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





