Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramdan Pemkab OKU Selatan
Palembang Berdaya

Sinergi Umara-Ulama, Ratu Dewa Dinobatkan Sebagai Tokoh Pengayom NU Palembang

×

Sinergi Umara-Ulama, Ratu Dewa Dinobatkan Sebagai Tokoh Pengayom NU Palembang

Sebarkan artikel ini
Sinergi Umara-Ulama, Ratu Dewa Dinobatkan Sebagai Tokoh Pengayom NU Palembang
Wali Kota Palembang Ratu Dewa resmi dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Pengayom NU Kota Palembang. Dok. Diskominfo Palembang

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menerima penghargaan NU Sumsel Award atas komitmennya memperkuat nilai religius di Bumi Sriwijaya. Tak sekadar simbolis, apresiasi ini didasari atas langkah nyata pemkot dalam menjamin kesejahteraan marbot hingga para pendidik agama.

PALEMBANG, NUSALY – Perjalanan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) menjadi momentum refleksi mendalam bagi tatanan sosial di Kota Palembang. Di tengah resepsi bersejarah yang digelar di Gedung Graha Bandara Insani, Minggu (16/2/2026), Wali Kota Palembang Ratu Dewa resmi dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Pengayom NU Kota Palembang.

Penghargaan ini bukan datang tanpa alasan. Di bawah kepemimpinan Dewa, Pemerintah Kota Palembang dinilai konsisten merajut harmoni antara kebijakan birokrasi dengan kebutuhan umat. Bagi Dewa, NU telah membuktikan diri sebagai pilar penjaga nilai Islam moderat yang menjadi tumpuan keutuhan bangsa selama seratus tahun terakhir.

“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tapi amanah besar. Ini pengingat bagi kami untuk terus hadir dan berkhidmat memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ratu Dewa usai menerima anugerah NU Sumsel Award tersebut.

Bukan Sekadar Jargon

Dewa menekankan bahwa membangun kota tidak bisa hanya mengandalkan fisik seperti aspal jalan atau gedung tinggi. Pondasi moral dan spiritual harus berjalan beriringan. Komitmen ini ia buktikan lewat sederet program yang menyentuh langsung para penggerak agama di tingkat akar rumput.

Hingga saat ini, Pemkot Palembang secara rutin menyalurkan insentif bagi marbot masjid, memberikan jaminan sosial bagi ustadz dan ustadzah, hingga bantuan hibah untuk rumah ibadah. Langkah ini diambil guna memastikan mereka yang menjaga moral umat juga mendapatkan perhatian kesejahteraan dari negara.

Baca juga  Ribuan Warga Palembang dan Wali Kota Ratu Dewa Ikuti Long March, Aksi Bela Palestina Palembang Jilid IV Digelar Kemarin

“Kami ingin membangun masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah. Ruang kerja sama dengan NU akan terus kami buka lebar demi terciptanya Palembang yang sejahtera dan berkeadilan,” tegasnya.

“Kolaborasi antara umara dan ulama adalah kunci. Kota yang maju adalah kota yang fisik dan spiritualnya tumbuh seimbang.”

Merawat Islam Moderat

Resepsi Satu Abad NU ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU Sumatera Selatan dan unsur Forkopimda. Selain seremoni, ajang ini menjadi ruang penguatan komitmen untuk merawat nilai-nilai keislaman yang moderat dan toleran di tengah dinamika masyarakat perkotaan.

Bagi Ratu Dewa, dukungan terhadap NU adalah bagian dari ikhtiar menjaga persatuan. Dengan keterlibatan organisasi keagamaan dalam pembangunan, ia optimis Palembang akan terus tumbuh menjadi kota yang tidak hanya modern secara infrastruktur, tetapi juga memiliki ketahanan moral yang kokoh. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.