Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramdan Pemkab OKU Selatan

Banner Ramdan Pemkab MUBA Banner Ramdan Pemkab MUBA
Sumsel Maju Terus untuk Semua

Pasar Murah Sumsel, Menjaga Dapur Warga Jelang Idul Fitri

×

Pasar Murah Sumsel, Menjaga Dapur Warga Jelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Pasar Murah Sumsel, Menjaga Dapur Warga Jelang Idul Fitri
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, M.H., membuka secara resmi kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) di halaman Komplek Ilir Barat Permai, Palembang, Kamis (5/3/2026). Dok. BHP Pemprov Sumsel

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Operasi Pasar Murah secara maraton di berbagai titik untuk meredam gejolak inflasi selama Ramadhan. Langkah ini menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga komoditas pangan pokok yang kerap melonjak tajam menjelang Hari Raya.

PALEMBANG, NUSALY – Suasana halaman Komplek Ilir Barat Permai, Palembang, Kamis (5/3/2026), mendadak sibuk sejak pagi hari. Ratusan warga mulai mengantre demi mendapatkan komoditas pangan dengan harga miring. Kerumunan ini menjadi pemandangan yang jamak setiap kali Ramadhan tiba, sebuah potret nyata betapa stabilitas harga pangan masih menjadi urat nadi bagi ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, M.H., yang membuka secara resmi kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) tersebut, menegaskan bahwa intervensi pemerintah adalah keharusan. Bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel serta jajaran BUMN dan BUMD, operasi pasar ini dirancang sebagai rem darurat untuk mencegah inflasi yang tak terkendali menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Edward menyadari bahwa bulan suci Ramadhan selalu membawa konsekuensi ekonomi berupa peningkatan permintaan kebutuhan pokok. Jika tidak diimbangi dengan ketersediaan stok dan kontrol harga, maka daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, akan sangat tertekan.

“Stabilitas harga dan daya beli masyarakat harus terus dijaga. Beberapa komoditas seperti cabai dan daging ayam ras sering kali mengalami fluktuasi yang tidak menentu. Pemerintah memberikan perhatian khusus agar harga komoditas tersebut tetap dalam jangkauan warga,” ujarnya.

Intervensi Komoditas

Operasi pasar kali ini menyediakan berbagai kebutuhan mendasar mulai dari beras, telur ayam, minyak goreng, hingga gula pasir. Namun, yang paling diburu warga adalah komoditas bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, serta aneka jenis cabai, merah keriting, besar, hingga cabai rawit yang harganya di pasar tradisional mulai merangkak naik.

Baca juga  Tiga Kali Lebaran Tanpa THR, Kekecewaan Karyawan Perumda Tirta Ogan Menggunung

Selain itu, ketersediaan daging beku dan ikan giling (kakap dan tenggiri premium) menjadi solusi bagi warga Palembang untuk mempersiapkan hidangan khas Lebaran dengan biaya yang lebih terkendali.

Pemerintah Provinsi Sumsel tidak ingin program ini hanya menjadi pemadam kebakaran sesaat. Edward mengingatkan bahwa ketergantungan masyarakat pada pasar harus mulai dikurangi melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Ia mengajak warga untuk kembali melirik pekarangan rumah sebagai sumber pangan mandiri. Dengan memanfaatkan lahan terbatas untuk menanam kebutuhan pokok seperti cabai, keluarga di Sumsel diharapkan memiliki ketahanan pangan internal yang tidak mudah goyah oleh dinamika harga pasar nasional.

Kegiatan ini hanyalah pembuka dari rangkaian panjang operasi pasar murah yang akan dilaksanakan secara berpindah tempat. Setelah Komplek Ilir Barat Permai, tim gabungan akan bergerak menuju Halaman UPTD Dishub Provinsi Sumsel pada 10 Maret, dilanjutkan ke Halaman Kantor Gubernur pada 11 Maret, dan berakhir di kawasan TPA Sukawinatan pada 17 Maret mendatang.

Distribusi lokasi yang menyebar ini bertujuan agar akses pangan murah tidak hanya terpusat di tengah kota, tetapi juga menyentuh masyarakat di wilayah pinggiran.

Strategi Inflasi

Kehadiran Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Bambang Pramono, dalam pembukaan tersebut menegaskan bahwa operasi pasar murah adalah instrumen moneter yang penting di tingkat daerah.

Inflasi pangan (volatile foods) sering kali menjadi penyumbang terbesar angka inflasi di Sumatera Selatan. Tanpa sinergi antara kebijakan fiskal daerah dan pengawasan moneter dari BI, upaya menjaga stabilitas harga akan sangat sulit diwujudkan secara konsisten.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zulkarnain bersama para kepala OPD terkait terus melakukan pemantauan stok di gudang-gudang distributor. Fokus mereka adalah memastikan bahwa rantai pasok dari produsen ke konsumen tidak mengalami hambatan, terutama pada pekan-pekan krusial menjelang Idul Fitri.

Baca juga  Pilkada Serentak 2024 di Sumsel, Komitmen Bersama Ciptakan Pemilu Damai dan Bebas Politik Uang

Penimbunan barang oleh spekulan menjadi salah satu ancaman yang paling diantisipasi melalui pengawasan ketat dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Bagi masyarakat Palembang, operasi pasar murah ini bukan sekadar tentang selisih harga seribu atau dua ribu rupiah per kilogram. Ini adalah tentang kehadiran negara di meja makan mereka.

Di tengah beban biaya hidup yang kian meningkat, ketersediaan pangan yang terjangkau menjadi bentuk perlindungan sosial yang paling nyata dirasakan. Operasi pasar murah ini diharapkan mampu mendinginkan suhu harga pasar yang biasanya mulai “memanas” seiring semakin dekatnya gema takbir kemenangan.

Melalui langkah maraton di berbagai titik, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencoba membuktikan bahwa mitigasi inflasi bisa dilakukan dengan kerja kolaboratif.

Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya diukur dari berapa ton beras yang terserap, tetapi dari sejauh mana senyum warga tetap terjaga saat menyongsong hari kemenangan tanpa harus terbebani oleh harga pangan yang mencekik leher. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.