BANYUASIN, NUSALY — Memastikan kualitas infrastruktur tidak cukup hanya melalui laporan di atas meja. Prinsip itulah yang ditunjukkan Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, saat meresmikan peningkatan jalan ruas Tanjung Api-Api menuju Desa Sri Menanti, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Selasa (20/1/2026). Dengan mengendarai sepeda motor, sosok yang akrab disapa HD ini menyusuri jalur sepanjang satu jam perjalanan guna merasakan langsung dampak pembangunan bagi masyarakat setempat.
Aksi meninjau lapangan dengan kendaraan roda dua ini sengaja dilakukan agar setiap jengkal kondisi jalan dapat terpantau dengan mendetail. Bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, ruas jalan menuju Desa Sri Menanti bukan sekadar jalur penghubung antardesa, melainkan urat nadi strategis yang menyokong sektor pertanian dan akses logistik menuju kawasan pelabuhan Tanjung Api-Api.
“Saya ingin merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat setiap hari. Jalan ini adalah akses vital bagi para petani di Tanjung Lago. Infrastruktur ini menuju kawasan pelabuhan, dan alhamdulillah, kondisinya sekarang sudah sangat baik dan mulus,” ujar Herman Deru di sela-sela peninjauannya.
Stimulus Ekonomi melalui Bantuan Khusus
Peningkatan kualitas jalan ini merupakan realisasi dari komitmen berkelanjutan Pemprov Sumsel melalui alokasi dana Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK). Program ini dirancang untuk menyentuh kebutuhan infrastruktur yang paling mendesak di tingkat kabupaten/kota, guna memastikan pemerataan pembangunan sesuai dengan visi Sumsel Maju Terus untuk Semua.
Kecamatan Tanjung Lago, sebagai salah satu lumbung pangan di Kabupaten Banyuasin, sangat bergantung pada kualitas jalan untuk mendistribusikan hasil bumi. Infrastruktur yang memadai akan memangkas biaya logistik petani sekaligus mempercepat waktu tempuh kendaraan angkutan, sehingga daya saing produk pertanian daerah meningkat.

Memacu Kawasan Ekonomi Baru
Selain manfaat bagi sektor pertanian, jalan Sri Menanti yang kini telah mantap diproyeksikan menjadi katalisator bagi pertumbuhan kawasan ekonomi baru di sekitar koridor Tanjung Api-Api. Mobilitas yang lancar akan mengundang minat investasi serta membuka peluang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sepanjang jalur tersebut.
Herman Deru menegaskan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan melalui dana BKBK harus memberikan multiplier effect bagi ekonomi kerakyatan. Dengan akses yang terbuka luas, Desa Sri Menanti kini bersiap untuk berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Banyuasin.
Melalui peresmian ini, Pemprov Sumsel kembali mempertegas bahwa pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama bagi kesejahteraan publik. Kualitas pengerjaan yang terjaga dan pengawasan langsung dari pimpinan daerah menjadi jaminan bahwa pembangunan di Sumatera Selatan tidak hanya soal angka di atas kertas, tetapi soal manfaat nyata yang dirasakan oleh setiap warga di pelosok desa.
(dhi)
NUSALY Channel
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.




