Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Idul Fitri 1447 H

Banner Lebaran Pemkab MUBA

Banner Idul Ftri DPRD OKI

Banner Idul Fitri Perumda Tirta Ogan

Banner Ramadan Pemkab OKU Selatan
Kilas Daerah

Jembatan Ampera Tutup 2 Jam Saat Salat Id, Ini Rute Alternatif dan Lokasi Parkirnya

×

Jembatan Ampera Tutup 2 Jam Saat Salat Id, Ini Rute Alternatif dan Lokasi Parkirnya

Sebarkan artikel ini
Jembatan Ampera Tutup 2 Jam Saat Salat Id, Ini Rute Alternatif dan Lokasi Parkirnya
Jembatan Ampera Tutup 2 Jam Saat Salat Id, Ini Rute Alternatif dan Lokasi Parkirnya. Dok. RRI

Selama dua jam penuh pada Sabtu (21/3/2026) pagi, Jembatan Ampera bakal steril dari deru mesin. Langkah ini diambil buat menampung ribuan jemaah Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo yang saban tahun safnya meluber hingga ke tengah jembatan.

PALEMBANG, NUSALY – Selasa pagi, wajah pusat Kota Palembang dipastikan bakal berubah drastis. Jembatan Ampera yang biasanya jadi urat nadi penghubung Ilir dan Ulu akan sunyi senyap. Kebisingan knalpot digantikan oleh gema takbir yang bersahutan dari pengeras suara Masjid Agung. Penutupan total mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB ini jadi saksi bagaimana urusan ibadah jadi prioritas utama di jantung Bumi Sriwijaya.

Keputusan menutup akses utama ini bukan tanpa alasan kuat. Kapasitas Masjid Agung yang terbatas tak pernah sanggup menahan arus kedatangan warga yang rindu bersujud di sana. Akibatnya, badan jalan hingga ke atas jembatan secara alami berubah jadi hamparan sajadah raksasa.

Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan Sukma Radipta SIK menyebut, skema ini adalah bentuk penghormatan terhadap kekhusyukan warga. “Kita ingin jemaah merasa aman. Jangan sampai pas orang lagi sujud, ada motor atau mobil melintas di sampingnya. Ampera kita tutup total supaya saf bisa tertata rapi tanpa gangguan,” ujar Finan saat membedah rencana pengamanan jalur Lebaran.

Penyekatan dan Alur Alternatif

Petugas di lapangan tidak cuma sekadar pasang palang jembatan. Penyekatan dilakukan berlapis sejak dari hulu. Di wilayah Seberang Ilir, petugas bakal berjaga ketat di Simpang Charitas dan kawasan Pasar Cinde. Kendaraan yang datang dari arah Jalan Jenderal Sudirman bakal dialihkan supaya tidak terjebak penumpukan di titik nol kilometer.

Buat warga yang punya urusan mendesak di pagi Lebaran, jembatan-jembatan “adik” Ampera siap jadi katup penyelamat. Jembatan Musi II, Musi IV, dan Musi VI jadi pilihan utama. Penutupan Ampera memang berisiko bikin macet di titik lain, tapi dengan durasi yang cuma dua jam, polisi optimis arus tetap bisa mengalir.

“Kami imbau warga yang mau menyeberang silakan lewat Musi IV atau Musi VI saja. Memang agak memutar sedikit, tapi itu jauh lebih baik daripada terjebak di tengah kerumunan jemaah yang jalan kaki menuju Masjid Agung,” tambah Finan. Di Seberang Ulu pun sama saja; arus bakal diputar balik sejak dari flyover Jakabaring supaya tidak terjadi botol leher di pangkal jembatan 7 Ulu.

Siasat Parkir di Sela Keramaian

Urusan parkir selalu jadi momok di tiap perayaan besar di Palembang. Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, titik parkir liar yang makan bahu jalan sering kali bikin bubaran jemaah jadi semrawut. Untuk Idul Fitri 1447 H ini, kantong parkir resmi sudah dipetakan di lokasi yang relatif dekat dengan lokasi salat.

Jemaah dari sisi Ilir diarahkan memadati area bawah Jembatan Ampera di Jalan Tengkuruk dan kawasan Jalan Masjid Lama. Sementara buat warga dari Ulu, lahan di bawah jembatan 7 Ulu jadi lokasi utama. Pemisahan parkir ini dilakukan supaya alur keluar-masuk kendaraan tidak beradu dengan langkah kaki ribuan manusia yang membubarkan diri usai khotbah selesai.

Finan berulang kali mengingatkan supaya masyarakat tidak nekat parkir di trotoar atau jalur hijau. “Kesadaran warga itu kunci. Kalau semua tertib masuk ke kantong parkir, proses pembersihan jalan setelah salat bakal jauh lebih cepat. Target kita pukul 08.00 WIB semua sudah bersih dan Ampera bisa dibuka kembali untuk umum,” tegasnya.

Kekhusyukan yang Terjaga

Salat Id di kawasan Masjid Agung Palembang memang punya magis tersendiri. Ada kebanggaan buat warga bisa bersujud di bawah bayang-bayang menara masjid sekaligus menatap gagahnya Ampera dalam suasana yang hening. Buat masyarakat Palembang, momen dua jam tanpa kendaraan di Ampera ini adalah kemewahan spiritual yang cuma ada setahun sekali.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, hingga Dishub dipastikan bakal siaga sejak subuh. Mereka bukan cuma jaga lalu lintas, tapi juga bantu atur saf supaya tidak terjadi desak-desakan yang membahayakan. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga muruah perayaan hari raya tetap teduh dan kondusif.

Akhirnya, Idul Fitri bukan cuma soal baju baru atau opor ayam. Ini soal bagaimana sebuah kota mampu kasih ruang buat warganya untuk merayakan kemenangan dengan tenang. Manajemen lalu lintas yang apik di seputaran Ampera besok pagi adalah bentuk pelayanan publik yang nyata, demi memastikan takbir yang berkumandang di atas Sungai Musi sampai ke langit tanpa gangguan deru mesin.(desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!