Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bergerak cepat memindahkan pusat administrasi tingkat tapak pascakebakaran guna menjamin hak pelayanan publik warga tidak terputus.
OGAN ILIR, NUSALY – Akses pelayanan publik di tingkat kelurahan menjadi prioritas yang harus diselamatkan pascabencana infrastruktur. Merespons musibah kebakaran yang menghanguskan Kantor Lurah Tanjung Raja Utara, Kecamatan Tanjung Raja, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir langsung mengambil langkah taktis dengan memindahkan seluruh aktivitas administrasi warga ke lokasi darurat, Kamis (28/5/2026).
Langkah darurat ini dipastikan langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir H Ardani saat turun meninjau sisa bangunan yang terdampak kebakaran. Didampingi Staf Ahli Bupati dan kepala perangkat daerah teknis, peninjauan lapangan ini difokuskan untuk memetakan jalur evakuasi dokumen serta memastikan skema pelayanan pengganti langsung berjalan di hari yang sama.
Hadir di lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi penanganan darurat antara lain Camat Tanjung Raja Dian Septa, Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, serta jajaran kelurahan setempat. Kehadiran lintas unsur pimpinan ini untuk mengantisipasi potensi tersendatnya urusan birokrasi warga pascamusibah.
Pemkab Ogan Ilir memandang kantor kelurahan sebagai urat nadi pelayanan paling dasar bagi masyarakat rural maupun urban. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektoral langsung digelar di lapangan guna menyiapkan fasilitas penunjang sementara agar warga tidak dirugikan akibat lumpuhnya fasilitas fisik kantor asal.
“Pemkab Ogan Ilir memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan. Untuk sementara, seluruh administrasi pelayanan masyarakat Kelurahan Tanjung Raja Utara dialihkan ke Gedung Kantor Camat Tanjung Raja agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujar Ardani memberikan instruksi langsung di lokasi terdampak.
Pemulihan sarana
Selain mengamankan jalur pelayanan warga, rombongan pemerintah daerah juga memantau jalannya pendataan awal terhadap kerusakan fasilitas kedinasan serta inventarisasi dokumen negara yang tersisa. Pemkab Ogan Ilir berkomitmen untuk segera menyusun skema anggaran darurat guna melakukan pemulihan maupun pembangunan kembali sarana fisik yang rusak.
Langkah percepatan pemulihan ini ditempatkan sebagai skala prioritas utama daerah. Hal ini mengingat durasi kelambatan penanganan fisik akan berdampak langsung pada efisiensi tata kelola pemerintahan di wilayah Kecamatan Tanjung Raja.
Di tengah proses transisi penanganan pascabencana ini, otoritas daerah meminta warga untuk tidak berspekulasi dan tetap tenang. Masyarakat diimbau mengikuti seluruh petunjuk teknis mengenai alur birokrasi baru yang disediakan di kantor kecamatan selama masa pemulihan berlangsung.
“Kita imbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah terkait pelayanan administrasi selama masa penanganan berlangsung,” kata Ardani menegaskan komitmen penjaminan layanan publik daerah. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang





