Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Idul Fitri 1447 H

Banner Lebaran Pemkab MUBA

Banner Idul Ftri DPRD OKI

Banner Idul Fitri Perumda Tirta Ogan
Kamtibmas

Kedai DEKAT Polres OKU Selatan Jadi Ruang Baru bagi Komunitas Ojek Pangkalan

×

Kedai DEKAT Polres OKU Selatan Jadi Ruang Baru bagi Komunitas Ojek Pangkalan

Sebarkan artikel ini
Kedai DEKAT Polres OKU Selatan Jadi Ruang Baru bagi Komunitas Ojek Pangkalan
Polres OKU Selatan buka Kedai DEKAT di Muaradua untuk ojek pangkalan. Tersedia fasilitas cuci motor, bengkel ringan, wifi, dan cek kesehatan gratis. Dok. Rama/Nusaly.com

Peluncuran Kedai DEKAT oleh Polres OKU Selatan berupaya meruntuhkan kaku baur birokrasi antara polisi dan warga melalui penyediaan fasilitas gratis di titik kumpul ojek.

MUARADUA, NUSALY – Suasana di gerbang Perumahan Griya 1 Permai, Kelurahan Batu Belang Jaya, Sabtu (28/3/2026) pagi, tampak berbeda. Kerumunan pengemudi ojek pangkalan dan organisasi kepemudaan berkumpul bukan untuk unjuk rasa, melainkan menyambut peresmian Kedai DEKAT. Inovasi milik Polres OKU Selatan ini hadir sebagai jawaban atas kerinduan warga akan ruang komunikasi yang tidak kaku dengan aparat kepolisian.

Kapolres OKU Selatan Ajun Komisaris Besar I Made Redi Hartana, didampingi Wakapolres Komisaris Hendro Suwarno, meresmikan kedai yang merupakan singkatan dari Dedikasi, Etika, Kolaborasi, Aksi, dan Terpercaya. Kedai ini bukan sekadar warung kopi biasa, melainkan titik temu fisik dan emosional guna menyerap aspirasi masyarakat di akar rumput tanpa sekat seragam dinas.

“Kami ingin menciptakan ruang ketiga (third place). Di sini, Polri dan masyarakat bisa duduk sejajar, minum kopi bersama, sambil mendiskusikan masalah keamanan tanpa ada rasa sungkan,” ujar I Made Redi Hartana di sela-sela peluncuran, Sabtu pagi.

Fasilitas gratis bagi pekerja jalanan

Bagi para pengemudi ojek pangkalan, kehadiran kedai ini membawa angin segar di tengah himpitan biaya operasional motor yang kian mencekik. Fasilitas yang disediakan terbilang lengkap dan seluruhnya tanpa dipungut biaya. Mulai dari pengisian angin kompresor, tambal ban, hingga bengkel ringan untuk sekadar ganti oli dan cuci motor (steam).

Tidak hanya urusan mesin, urusan perut dan kesehatan pun diperhatikan. Minuman seperti kopi, teh, dan air mineral tersedia gratis setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Selain itu, terdapat layanan pemeriksaan kesehatan rutin mengingat para pengemudi ojek seringkali terpapar polusi dan kelelahan di jalanan.

Husein, salah satu perwakilan komunitas ojek pangkalan, tampak sumringah. Ia menyebut kedai ini sangat membantu rekan-rekannya yang selama ini sering kebingungan mencari tempat istirahat yang layak sambil menunggu penumpang. “Kami merasa lebih dihargai. Selain tempat istirahat, fasilitas tambal ban dan cuci motor gratis ini benar-benar memotong pengeluaran harian kami,” tuturnya.

Adaptasi program nasional

Inovasi ini sebenarnya merupakan pengembangan dari program “Kedai ADO Presisi” milik Polda Sumatera Selatan yang sebelumnya sempat diluncurkan oleh Kapolri pada awal Maret lalu. Tujuannya satu: memperkuat sinergi antara polisi dengan komunitas ojek online maupun pangkalan serta masyarakat luas.

Di kedai ini pula, agenda rutin “Jumat Curhat” akan dilaksanakan. Setiap pekan, Kapolres dan jajaran pejabat utama akan rutin berkantor di kedai tersebut untuk mendengar keluhan warga secara langsung. Model komunikasi yang “santai” ini diharapkan mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan di wilayah Muaradua sebelum sempat meluas menjadi konflik nyata.

Meski peluncurannya berjalan mulus, tantangan sesungguhnya terletak pada konsistensi pengelolaan. Sebuah kedai komunitas memerlukan perawatan dan pengisian fasilitas yang berkelanjutan agar tidak berakhir sebagai bangunan mati yang hanya ramai saat seremoni belaka. Penguatan kemitraan secara humanis dan partisipatif harus terus dijaga demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Serasan Seandanan.

Satu jam setelah peresmian selesai, aktivitas di Kedai DEKAT mulai berdenyut. Suara mesin steam motor beradu dengan tawa para pengemudi ojek yang sedang menikmati kopi gratis—sebuah pemandangan yang menunjukkan bahwa kedekatan antara warga dan polisi memang bisa dimulai dari segelas kopi di pinggir jalan. (rama)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.