Scroll untuk baca artikel
Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Sumsel Maju Terus untuk Semua

Korpri dan TPID Sumsel Siapkan Operasi Pasar Murah Penahan Laju Inflasi Jelang Lebaran

×

Korpri dan TPID Sumsel Siapkan Operasi Pasar Murah Penahan Laju Inflasi Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
Korpri dan TPID Sumsel Siapkan Operasi Pasar Murah Penahan Laju Inflasi Jelang Lebaran
Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, memimpin langsung persiapan Operasi Pasar Murah yang melibatkan dua kekuatan utama: Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Dok. BHP. Pemprov Sumsel

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai menyusun benteng pertahanan ekonomi untuk menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Sinergi antara organisasi ASN dan tim pengendali inflasi ini bertujuan memastikan masyarakat kelas bawah tidak terhimpit oleh lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya mulai merangkak naik menjelang hari raya.

PALEMBANG, NUSALY – Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (6/3/2026), menjadi titik awal koordinasi krusial bagi ketahanan pangan warga. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, memimpin langsung persiapan Operasi Pasar Murah yang melibatkan dua kekuatan utama: Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Langkah taktis ini diambil sebagai respons atas fenomena musiman di mana permintaan bahan pokok selalu melonjak tajam menjelang Idul Fitri 1447 H. Tanpa intervensi pemerintah, mekanisme pasar sering kali memicu kenaikan harga yang tidak terkendali, yang pada akhirnya membebani daya beli masyarakat luas. Operasi pasar murah ini dirancang bukan sekadar seremoni bagi-bagi sembako, melainkan sebagai instrumen strategis untuk menekan laju inflasi daerah.

Edward Candra menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan bahwa komoditas yang dijual nantinya benar-benar tepat sasaran. Fokus utamanya adalah keterjangkauan harga dan ketersediaan stok di lapangan agar gejolak pasar bisa diredam sejak dini.

Kehadiran Negara di Meja Makan Rakyat

Dalam arahannya, Edward menekankan bahwa momentum Ramadhan dan Idul Fitri harus dibarengi dengan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat. “Sinergi antar-perangkat daerah dan semua pihak terkait sangat penting agar operasi pasar ini dirasakan langsung manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Kehadiran TPID dalam kolaborasi ini menjadi kunci teknis untuk memetakan titik-titik rawan kenaikan harga. Sementara itu, keterlibatan Korpri menunjukkan dimensi kepedulian sosial dari para aparatur sipil negara untuk ikut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi wilayahnya.

Pertemuan ini juga melibatkan unsur media, seperti TVRI Sumatera Selatan, guna memastikan informasi mengenai jadwal dan lokasi pasar murah tersampaikan secara luas hingga ke pelosok.

Selain membantu warga secara langsung, operasi pasar murah juga berfungsi menjaga psikologi pasar agar para spekulan tidak leluasa memainkan harga. Dengan adanya kepastian pasokan dari pemerintah, diharapkan tidak terjadi kepanikan belanja (panic buying) yang justru bisa memperburuk situasi inflasi.

Langkah sinkronisasi antara Korpri dan TPID Sumsel ini menjadi bukti bahwa pengendalian harga membutuhkan kerja kolektif. Kini, tantangan selanjutnya adalah memastikan logistik bahan pokok—mulai dari beras, minyak goreng, hingga gula—tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Sumatera Selatan hingga fajar Idul Fitri tiba. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.