Scroll untuk baca artikel
Banner HUT RI Pemprov Sumsel

Banner Polusi Udara Pemkab Musi Banyuasin

Banner HUT Adhyaksa Sekda Kabupaten OKU

Banner HUT Adhyaksa Damkar Kabupaten OKU
Laporan Utama

Kualitas Udara Terdampak Karhutla, Mitra APP Group Dukung Distribusi 8.000 Masker di Palembang

×

Kualitas Udara Terdampak Karhutla, Mitra APP Group Dukung Distribusi 8.000 Masker di Palembang

Sebarkan artikel ini
Kualitas Udara Terdampak Karhutla, Mitra APP Group Dukung Distribusi 8.000 Masker di Palembang
Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra (kanan) menyerahkan bantuan masker kepada perwakilan relawan di Palembang, disaksikan Ketua APHI Komda Sumsel Iwan Setiawan (tengah). Sebanyak 8.000 masker dukungan mitra APP Group ini disalurkan untuk melindungi warga dari dampak penurunan kualitas udara akibat karhutla di Sumatera Selatan. Dok. IST

Dukungan 8.000 masker dari mitra APP Group didistribusikan oleh 80 relawan di delapan titik Kota Palembang. Aksi ini dilakukan saat kualitas udara di Palembang terdampak kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

PALEMBANG, NUSALY – Dampak kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan ikut dirasakan di Kota Palembang melalui penurunan kualitas udara. Di tengah kondisi tersebut, mitra APP Group menyalurkan dukungan 8.000 lembar masker untuk masyarakat.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

Bantuan logistik dari korporasi tersebut disalurkan melalui Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Komando Daerah Sumatera Selatan agar dapat diteruskan langsung ke masyarakat.

Untuk mendistribusikan bantuan itu, APHI bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengerahkan 80 relawan ke delapan titik keramaian di Palembang.

Penyaluran ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Paguyuban Sinar Mas Sumatera Selatan, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan, dan Lembaga Amil Zakat Nasional Yakesma Sumatera Selatan. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang serta komunitas pengemudi ojek daring Paguyuban Ojol Trisula Nusantara dan Komunitas Ojol Garing di Jakabaring.

Ketua APHI Komda Sumatera Selatan Iwan Setiawan menyatakan keterlibatan berbagai pihak diperlukan dalam menghadapi dampak lingkungan tersebut.

”Penanganan dampak karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya dalam pengendalian di lapangan, tetapi juga dalam melindungi masyarakat dari dampaknya,” ujar Iwan.

Dukungan 8.000 masker dari mitra APP Group didistribusikan oleh 80 relawan di delapan titik Kota Palembang
Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra bersama Ketua APHI Komda Sumsel Iwan Setiawan berfoto bersama unsur pemerintah, asosiasi, relawan, dan komunitas dalam pelepasan distribusi 8.000 masker dukungan mitra APP Group di Palembang, Jumat (11/9/2026). Aksi kolaboratif ini melibatkan 80 relawan untuk dibagikan ke delapan titik guna melindungi warga dari dampak penurunan kualitas udara akibat karhutla. Dok. IST

Respons Pemerintah Daerah

Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra yang melepas para relawan menyebutkan bahwa dampak karhutla terhadap kualitas udara saat ini telah dirasakan masyarakat. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama seiring kecenderungan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

”Kita sudah merasakan bagaimana kondisi udara saat ini sebagai dampak dari karhutla. Melihat data yang ada, tingkat ISPA cenderung meningkat,” ujar Edward.

”Kami mengapresiasi APHI dan APP Group yang telah menunjukkan kepedulian melalui bantuan masker untuk masyarakat. Hari ini kita melepas para relawan untuk bersama-sama membagikan 8.000 masker,” tambahnya.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus mengupayakan pengendalian karhutla, sambil menggelar salat istisqa sebagai bagian dari ikhtiar bersama.

”Kita berharap upaya ini berhasil. Kita juga melaksanakan salat istisqa, semoga Allah SWT menurunkan hujan sehingga karhutla berakhir dan kita bisa kembali menghirup udara yang nyaman,” kata Edward. (InSan)