Nasib malang menyelimuti sang juara dunia bertahan setelah kecelakaan hebat di sesi Sprint GP Prancis. Marc Marquez dilaporkan telah melewati prosedur bedah ganda pada kaki dan bahunya di Madrid, sebuah langkah medis krusial yang memaksanya menepi dari lintasan balap untuk waktu yang belum ditentukan.
MADRID, NUSALY – Kabar baik sekaligus getir datang dari markas tim Ducati Lenovo. Marc Marquez baru saja menyelesaikan operasi ganda yang berjalan sukses di Rumah Sakit Ruber Internacional, Madrid, Minggu (10/5/2026).
Prosedur medis ini terpaksa dipercepat setelah insiden highside brutal yang ia alami pada putaran terakhir balapan Sprint di Sirkuit Le Mans, sehari sebelumnya.
Tim medis yang dipimpin oleh Dr. Samuel Antuna fokus menangani dua titik cedera sekaligus. Pertama, dokter melakukan stabilisasi pada fraktur tulang metatarsal kelima di kaki kanan Marquez akibat hantaman keras saat terjatuh.
Cedera ini secara otomatis menggugurkan peluangnya untuk turun dalam balapan utama di Prancis yang akhirnya dimenangi oleh Jorge Martin.
Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah kondisi bahu kanan sang pebalap. Secara simultan, tim dokter melakukan prosedur kedua yang sebenarnya telah direncanakan sejak lama.
Masalah pada bahu ini merupakan warisan dari kecelakaan hebat di Indonesia pada Oktober tahun lalu, di mana perangkat logam (sekrup) di dalam bahunya mengalami pergeseran.
Menyingkirkan Ganjalan Saraf Radial
Kecelakaan di Le Mans tampaknya menjadi puncak dari ketidaknyamanan yang dirasakan Marquez sepanjang awal musim 2026. Dalam prosedur bedah tersebut, tim dokter mencabut dua buah sekrup dan serpihan tulang dari operasi Latarjet yang pernah ia jalani pada 2019 silam.
Pergeseran material medis ini diketahui telah menekan saraf radial Marquez, yang selama ini mengganggu performa dan kenyamanan berkendaranya di lintasan.
“Marc Marquez saat ini tengah dalam masa pemulihan. Prosedur ganda ini bertujuan untuk memperbaiki fraktur baru sekaligus menyelesaikan masalah trauma masa lalu yang kembali terasa menyakitkan setelah benturan keras,” tulis pernyataan resmi dari Ducati Lenovo.
Operasi yang melibatkan enam dokter spesialis ini berjalan sesuai rencana. Marquez dijadwalkan tetap berada di rumah sakit dalam pengawasan medis selama semalam sebelum diizinkan pulang ke rumah untuk memulai fase rehabilitasi yang panjang.
Kehilangan Momentum di Catalunya
Absennya Marquez dalam beberapa pekan ke depan menjadi pukulan telak bagi perebutan gelar juara dunia. Pihak Ducati telah mengonfirmasi bahwa pebalap asal Spanyol tersebut tidak akan berpartisipasi dalam Grand Prix Catalunya yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan depan.
Kehilangan poin di dua seri beruntun (Le Mans dan Catalunya) tentu akan memperlebar jaraknya di papan klasemen sementara. Saat ini, fokus utama tim bukan lagi soal poin, melainkan memastikan sang “Alien” kembali dalam kondisi fisik yang benar-benar bugar.
Kini, dunia balap motor menunggu kabar perkembangan dari rumah sakit di Madrid. Kembalinya Marquez ke lintasan sangat bergantung pada seberapa cepat proses penyembuhan saraf dan tulangnya berjalan dalam beberapa pekan ke depan.
Tanpa Marquez, atmosfer persaingan di Catalunya dipastikan akan terasa hambar bagi para penggemar fanatiknya. (dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





