Aksesibilitas antarwilayah merupakan prasyarat mutlak bagi terciptanya pemerataan ekonomi di tingkat tapak. Menyadari urgensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melakukan langkah taktis dengan memulihkan ruas jalan penghubung Desa Jirak menuju Talang Mandung yang sempat terkendala, guna menjamin kelancaran mobilitas warga dan distribusi komoditas lokal.
SEKAYU, NUSALY – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat merespons keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur jalan di Kecamatan Jirak Jaya.
Melalui perbaikan intensif yang rampung pada Selasa (5/5/2026), ruas jalan penghubung Desa Jirak menuju Desa Talang Mandung kini kembali fungsional, memulihkan konektivitas yang sempat terhambat akibat penurunan kualitas badan jalan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Muba, HM Toha Tohet SH, dalam memastikan infrastruktur dasar tetap terjaga demi menyangga produktivitas masyarakat di wilayah pelosok.
Sinergi Lintas Sektoral
Proses perbaikan yang berlangsung efektif sejak pagi hingga sore hari tersebut memfokuskan penanganan pada titik-titik kerusakan paling krusial.
Camat Jirak Jaya, Andi Suharto, menjelaskan bahwa penanganan teknis dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembersihan material lumpur hingga penguatan struktur jalan dengan pemadatan material baru.
“Kami melakukan pengerjaan sepanjang 200 meter di titik terparah. Selain pemadatan dengan vibro, aspek keberlanjutan juga diperhatikan melalui pembuatan parit drainase agar air tidak kembali menggenang dan merusak badan jalan,” ujar Andi Suharto di Jirak Jaya, Selasa sore.
Menariknya, percepatan pengerjaan ini terwujud berkat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta. Dukungan alat berat dari Pertamina—mulai dari grader, loader, hingga dump truck—menjadi katalis penting dalam penyelesaian teknis di lapangan.
Pola kolaborasi ini dinilai efektif dalam mengatasi keterbatasan sumber daya guna memberikan dampak instan bagi kepentingan publik.
Menjamin Arus Logistik
Bupati Muba HM Toha Tohet menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan prioritas yang tidak bisa ditunda, terutama yang menghubungkan sentra-sentra produksi rakyat. Infrastruktur yang layak diyakini akan menekan biaya logistik dan mempercepat perputaran ekonomi di tingkat pedesaan.
“Pemkab Muba terus berupaya memastikan setiap jengkal jalan di wilayah kami tetap aman dilalui. Sinergi dengan dunia usaha menjadi kunci percepatan pembangunan di tengah tantangan geografis yang ada,” tegas Toha Tohet.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran kecamatan dan pihak korporasi yang responsif terhadap kondisi di lapangan. Menurutnya, pemulihan akses ini harus diikuti dengan kesadaran bersama dalam menjaga beban kendaraan agar usia pakai jalan bisa bertahan lebih lama.
Dampak Sosial Ekonomi
Kini, normalisasi arus lalu lintas di jalur Jirak–Talang Mandung telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Aktivitas pendidikan, kesehatan, dan perdagangan yang sebelumnya terganggu kini kembali bergeliat.
Dengan pulihnya jalur ini, distribusi barang kebutuhan pokok menuju wilayah Jirak Jaya diharapkan kembali stabil.
Bagi Pemerintah Kabupaten Muba, rampungnya perbaikan ini bukan sekadar penyelesaian teknis, melainkan perwujudan kehadiran negara dalam menjaga denyut nadi ekonomi warganya hingga ke tingkat akar rumput. (heri)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





