Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Kabupaten OKU ke 116

Banner HUT OKU 116 Sekda Alva Elan

Banner HUT OKU 116 Awal Pajri

Banner HUT OKU 116 Ibu Siti PKB

Banner HUT OKU 116 Maryono PDIP

Banner HUT OKU 116 Dadang Wijaya

Banner HUT OKU 116 Disdukcapil
Sumsel Maju Terus untuk Semua

Pemulihan Ekosistem Gambut Jadi Prioritas, Sekda Sumsel Buka Workshop Internasional

×

Pemulihan Ekosistem Gambut Jadi Prioritas, Sekda Sumsel Buka Workshop Internasional

Sebarkan artikel ini
Pemulihan Ekosistem Gambut Jadi Prioritas, Sekda Sumsel Buka Workshop Internasional
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Edward Candra secara resmi membuka The 4th International Workshop on the Peatland Restoration for Sustainable Development pada Rabu (3/9/2025). Foto: Dok. BHP Pemprov Sumsel
Samsat OKU

Dinas Pertanian OKU

Dinas Perkim OKU
Intinya ...

PALEMBANG, NUSALY – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Edward Candra secara resmi membuka The 4th International Workshop on the Peatland Restoration for Sustainable Development pada Rabu (3/9/2025). Acara ini diinisiasi oleh Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) berkolaborasi dengan National Institute of Forest Science (NIFoS) Korea Selatan dan Korean Indonesia Forest Cooperation Center (KIFC).

Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini karena dianggap sangat relevan dengan kondisi Sumsel saat ini. Ia menjelaskan bahwa Sumsel memiliki ekosistem gambut seluas 2,092 juta hektare, yang mencakup 24,07% dari total luas wilayah provinsi. Sebagian besar lahan gambut tersebut kini membutuhkan pemulihan secara menyeluruh.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

“Workshop ini sangat tepat diselenggarakan di Sumsel, mengingat tantangan besar yang kami hadapi dalam menjaga sekaligus memulihkan ekosistem gambut,” ungkap Edward.

Ia menambahkan, karena tantangan tersebut, Sumsel ditetapkan sebagai salah satu provinsi prioritas dalam program restorasi gambut serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Edward berharap workshop ini dapat menghasilkan solusi konkret yang bisa diterapkan untuk memulihkan fungsi ekosistem gambut dan menurunkan emisi gas rumah kaca.

Sementara itu, Direktur KIFC, Mr. Cheol Ho Jeong, mengapresiasi antusiasme peserta yang datang dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pelajar. Menurutnya, keragaman peserta ini menunjukkan kontribusi nyata dalam upaya restorasi gambut dan pengelolaan iklim yang berkelanjutan. ***

NUSALY Channel

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

HUT OKU SMAN 1

HUT OKU SMAN 5

HUT OKU SMKN 1