Scroll untuk baca artikel
Banner Idul Adha Pemprov Sumsel

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Palembang Berdaya

Perangko Khusus Abadikan Sejarah Peradaban Palembang

×

Perangko Khusus Abadikan Sejarah Peradaban Palembang

Sebarkan artikel ini
Perangko Khusus Abadikan Sejarah Peradaban Palembang
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Dok. Diskominfo Palembang

Pemkot Palembang bersama PT Pos Indonesia menerbitkan edisi khusus artefak dan bangunan bersejarah sebagai kado hari jadi kota ke-1343

PALEMBANG, NUSALY – Pemerintah Kota Palembang memperkuat komitmen pelestarian warisan daerah melalui media filateli. Langkah ini diwujudkan dengan memberikan dukungan penuh terhadap rencana penerbitan perangko edisi khusus yang menampilkan ragam artefak dan bangunan bersejarah di Kota Palembang.

Proyek kultural ini diinisiasi oleh PT Pos Indonesia Palembang yang bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Kota Palembang. Sinergi lintas lembaga tersebut bertujuan untuk mendokumentasikan sekaligus mempromosikan kekayaan heritase lokal ke panggung nasional dan internasional.

Dukungan formal disampaikan langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat menerima audiensi jajaran pimpinan PT Pos Indonesia Palembang di rumah dinas wali kota, Selasa (2/6/2026). Kehadiran perangko ini dinilai menjadi langkah taktis dalam merawat ingatan kolektif publik.

Arsip peradaban

Dalam jurnalisme modern, fungsi perangko telah bergeser melampaui batas sekadar alat pelunasan biaya pengiriman surat. Perangko kini dipandang sebagai dokumen negara yang bernilai tinggi karena merangkum identitas, seni, dan rekaman peristiwa sebuah zaman.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menjelaskan bahwa selembar perangko memiliki kekuatan narasi yang besar untuk mengedukasi generasi muda. Di tengah gempuran era digital, media fisik yang bernilai estetika tinggi seperti ini justru menjadi barang koleksi yang berharga.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung pencetakan perangko artefak dan bangunan bersejarah ini. Ini bukan hanya upaya mengenalkan dan membudayakan sejarah kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari dokumentasi perjalanan peradaban Kota Palembang yang dapat dikoleksi serta diabadikan sebagai arsip sejarah,” kata Ratu Dewa.

Promosi budaya

Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia dengan akar sejarah yang menancap kuat sejak era kejayaan Kerajaan Sriwijaya, Palembang memiliki lanskap budaya yang sangat kaya. Keberadaan situs, komoditas adat, hingga arsitektur ikonik menjadi modal sosial yang tidak habis digali.

Pemerintah daerah berharap visualisasi artefak pada kepingan perangko dapat memicu rasa penasaran masyarakat luas untuk berkunjung. Hal ini sekaligus mempertebal rasa kepemilikan dan kebanggaan warga lokal terhadap tanah kelahirannya.

“Perangko memiliki nilai historis yang luar biasa. Ketika sebuah bangunan atau artefak diabadikan dalam perangko, maka ia tidak hanya menjadi simbol visual, tetapi juga penanda sejarah yang dapat dikenal hingga lintas generasi, bahkan sampai ke berbagai daerah dan negara,” tutur Dewa menambahkan.

Melalui jalur distribusi PT Pos Indonesia yang menjangkau seluruh pelosok negeri, ikon-ikon budaya Palembang diproyeksikan dapat bertamu ke berbagai belahan dunia dan menjadi duta pariwisata yang efektif.

Hari jadi

Penerbitan perangko bertema heritase ini juga dirancang sebagai bagian dari momentum perayaan hari jadi kota yang sakral. Publikasi resmi produk filateli ini dijadwalkan akan diluncurkan dalam waktu dekat secara seremonial.

Pemerintah kota dan PT Pos Indonesia menyepakati tanggal peluncuran jatuh pada 15 Juni 2026. Agenda tersebut diposisikan sebagai salah satu kado utama dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343.

“Rencana kantor pos peluncuran perangko artefak dan bangunan bersejarah dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026. Keempat ikon tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah, identitas, dan keterkaitan yang kuat dengan perjalanan Kota Palembang,” ujar Dewa.

Pemilihan empat ikon yang melekat dalam seri perangko tersebut didasarkan pada kajian mendalam mengenai pengaruhnya terhadap lini masa perkembangan kota dari masa ke masa. Langkah ini diharapkan mempertegas marwah Palembang sebagai kota pusat kebudayaan yang modern namun tetap menghargai akar sejarahnya. (desta)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang