Scroll untuk baca artikel
Banner HUT RI Pemprov Sumsel

Banner Bebas Asap Pemkab Musi Banyuasin
Muba Maju Lebih Cepat

Perkuat Ketahanan Pangan, 10 Desa di Bayung Lencir Keroyokan Kelola Peternakan Ayam dan Budidaya Patin

×

Perkuat Ketahanan Pangan, 10 Desa di Bayung Lencir Keroyokan Kelola Peternakan Ayam dan Budidaya Patin

Sebarkan artikel ini
Perkuat Ketahanan Pangan, 10 Desa di Bayung Lencir Keroyokan Kelola Peternakan Ayam dan Budidaya Patin
Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet meninjau peternakan ayam petelur saat kunjungan kerja di Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Kamis (27/8/2026). Usaha bersama antardesa ini dikembangkan melalui program ketahanan pangan untuk mendongkrak ekonomi warga perbatasan. (Foto: NUSALY.COM/Dok. Diskominfo Muba)

Bupati Toha Tohet mengapresiasi inovasi Bumdesma di Bayung Lencir yang sukses mengelola peternakan ayam petelur dan budidaya patin guna memutar roda ekonomi desa.

BAYUNG LENCIR, NUSALY.COM — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengapresiasi terobosan puluhan desa di Kecamatan Bayung Lencir yang sukses mengelola program ketahanan pangan secara produktif. Peternakan ayam petelur hingga budidaya ikan patin kini resmi menjadi motor penggerak baru ekonomi warga di wilayah perbatasan tersebut.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

Langkah inovatif ini ditinjau langsung oleh Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Bayung Lencir, Kamis (27/8/2026).

Kunjungan diawali di Desa Sukajaya untuk melihat dari dekat peternakan ayam petelur. Usaha ini dikembangkan secara kolaboratif oleh PT Baylen Keren Sarana di bawah naungan BUMDes Bersama (Bumdesma) Baylen Keren LKD.

Uniknya, permodalan usaha peternakan ini bersumber dari penggabungan alokasi dana ketahanan pangan tahun 2025 dari 10 desa sekaligus. Desa-desa tersebut meliputi Muara Bahar, Mendis Jaya, Lubuk Harjo, Muara Medak, Pagar Desa, Pangkalan Bayat, Simpang Bayat, Bayat Ilir, Pulai Gading, dan Sindang Marga.

Budidaya Patin
Foto: NUSALY.COM/Dok. Diskominfo Muba

Budidaya Patin

Usai meninjau Sukajaya, Bupati Toha Tohet melanjutkan peninjauan ke Desa Mekar Jaya guna melihat fasilitas budidaya ikan patin yang dikelola oleh BUMDes Tapal Batas.

Bupati Muba menyampaikan apresiasi tinggi atas keberanian kepala desa menyatukan potensi anggaran demi membangun usaha produktif yang terukur. Model kolaborasi antar-BUMDes ini dinilai layak menjadi contoh bagi desa lain di Muba untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).

”Ini merupakan usaha yang sangat baik. Kita berharap kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan pendapatan desa, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” ujar Toha Tohet.

Ia menambahkan, kemandirian ekonomi desa merupakan modal utama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Musi Banyuasin yang makin sejahtera.

Butuh Mesin Pakan

Direktur BUMDes Tapal Batas Desa Mekar Jaya, Herry, menyampaikan terima kasih atas dukungan langsung jajaran pimpinan daerah. Kunjungan Bupati diakui menjadi suntikan semangat bagi para pengurus BUMDes di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Herry turut menyampaikan aspirasi pengelola budidaya patin yang membutuhkan bantuan alat pembuat pakan mandiri agar biaya operasional dapat ditekan.

”Kami berterima kasih atas perhatian Bapak Bupati. Kami berharap dapat dibantu mesin pakan agar pengelolaan budidaya ikan ini bisa lebih maksimal dan berkelanjutan,” kata Herry.

Peninjauan usaha ketahanan pangan ini turut didampingi anggota DPRD Muba Dedi Zulkarnain, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, Plt Kepala Dinas Kominfo Daud Amri, serta Camat Bayung Lencir Zukar. ***