Pengukuhan pengurus baru IBI OKI periode 2025–2031 menjadi momentum peningkatan profesionalisme bidan di wilayah pelosok. Rangkaian peringatan HUT ke-75 IBI diwarnai baksos deteksi kanker serviks, KB gratis, hingga bantuan gizi bagi balita stunting dan ibu hamil KEK.
KAYUAGUNG, NUSALY.COM — Luasnya wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan sebaran masyarakat hingga ke pelosok desa menempatkan bidan sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Keberadaan para tenaga kebidanan berhadapan langsung dengan masyarakat, khususnya kelompok perempuan, ibu, dan anak.
Arti strategis keberadaan bidan tersebut disampaikan Bupati Ogan Komering Ilir H. Muchendi Mahzareki saat menghadiri pengukuhan Pengurus Cabang dan Pengurus Ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten OKI periode 2025–2030 dan 2026–2031 di Kayuagung, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan seminar nasional dan bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke-75 IBI ini dihadiri sekitar 600 peserta. Mereka berasal dari unsur pengurus IBI Sumatera Selatan, pengurus cabang dan ranting, instansi pemerintah, anggota IBI, hingga masyarakat.
Jangkau Masyarakat Desa
Bupati Muchendi menjelaskan bahwa posisi bidan sangat strategis karena pelayanan yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan persalinan, tetapi juga mencakup kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, keluarga, serta edukasi kesehatan.
”Bidan memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Terlebih OKI memiliki wilayah yang luas dengan masyarakat yang tersebar hingga pelosok desa,” kata Muchendi.
Oleh karena itu, ia mendorong IBI OKI tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan agar kebutuhan kesehatan masyarakat dapat dijangkau lebih luas.
”Tujuh puluh lima tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini merupakan perjalanan panjang yang diisi dengan dedikasi, pengabdian dan komitmen para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Muchendi juga mengajak seluruh jajaran IBI OKI memperkuat soliditas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan kapasitas tenaga kesehatan.
”Saya mengajak seluruh keluarga besar IBI Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Sinergi Tekan Stunting
Ketua PC IBI OKI Romlah, SST., M.Kes., mengatakan pengukuhan kepengurusan baru menjadi amanah untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. IBI OKI akan menyelaraskan program organisasi dengan kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak bersama Dinas Kesehatan serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).
”Kami siap mendukung visi dan misi Bupati melalui program kerja Pemerintah Kabupaten OKI, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan kesehatan reproduksi serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” ujar Romlah.
Selain pelayanan, IBI OKI akan memperkuat pendidikan dan pengembangan profesi, pengabdian masyarakat, serta kemitraan dengan fasilitas kesehatan. Upaya tersebut diyakini akan mendukung program percepatan penurunan stunting di Kabupaten OKI.
Aksi Nyata Kesehatan
Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sumatera Selatan Hj. Tuti Rusdiana, SKM., M.Kes., menambahkan bahwa peningkatan kompetensi bidan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.
”Momentum HUT ke-75 ini harus menjadi pengingat bahwa bidan bukan hanya dituntut semakin kompeten secara profesional, tetapi juga semakin kuat dalam memberikan pelayanan yang aman, berkualitas dan dekat dengan masyarakat,” kata Tuti.
Peran aktif bidan terlihat dalam rangkaian bakti sosial HUT ke-75 IBI OKI yang meliputi donor darah, pemeriksaan HPV DNA dan IVA, pelayanan KB gratis, bantuan bagi balita stunting, serta bantuan bagi ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK).
Mengusung tema ”Bersama Bidan OKI, Sehat Menuju Generasi Emas”, IBI OKI menargetkan organisasi yang semakin produktif dan inklusif serta mampu memperbesar kontribusinya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. ***












