Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Idul Fitri 1447 H

Banner Lebaran Pemkab MUBA

Banner Idul Ftri DPRD OKI

Banner Idul Fitri Perumda Tirta Ogan

Banner Ramadan Pemkab OKU Selatan
Kamtibmas

Polisi Periksa Lima Saksi Terkait Kematian Tragis Staf Bawaslu OKU Selatan

×

Polisi Periksa Lima Saksi Terkait Kematian Tragis Staf Bawaslu OKU Selatan

Sebarkan artikel ini
Polisi Periksa Lima Saksi Terkait Kematian Tragis Staf Bawaslu OKU Selatan
Foto Ilustrasi. Dok. Nusaly.com

Penyidikan kasus kematian Maria Simaremare (39) memasuki babak baru. Satreskrim Polres OKU Selatan mulai melakukan pemeriksaan intensif terhadap lima orang saksi guna merangkai kronologi utuh di balik tewasnya staf Sekretariat Bawaslu tersebut. Meski indikasi tindak kriminal makin menguat, polisi masih berhati-hati dalam menyimpulkan motif utama pelaku.

MUARADUA, NUSALY – Misteri di balik tewasnya Maria Simaremare di Perumahan Bukit Berlian, Dusun I, Desa Pelangki, mulai menemukan titik koordinat baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres OKU Selatan mengonfirmasi bahwa tim penyidik tengah mendalami keterangan dari lima orang saksi yang dianggap mengetahui situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres OKU Selatan, AKP Anton L. Sinaga, menegaskan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya unsur tindak kriminal yang sangat kuat dalam peristiwa ini. Meskipun hasil autopsi medis sebelumnya telah mengungkap kekerasan ekstrem, penyidik kini fokus pada sinkronisasi antara temuan di lapangan dengan kesaksian para saksi.

“Untuk dugaan terjadinya tindak pidana memang ada indikasi kuat korban tewas karena tindakan kriminal. Sejauh ini, kami sudah memeriksa lima orang saksi untuk dimintai keterangan,” ujar Anton, Kamis (26/3/2026). Pemeriksaan saksi-saksi ini diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai siapa saja yang sempat berinteraksi atau terlihat di sekitar kediaman korban sebelum jasadnya ditemukan pada Rabu pagi.

Misteri urutan peristiwa dan empat aset yang raib

Fokus penyidikan juga tertuju pada empat unit barang berharga milik Maria yang hilang dari rumah kontrakannya. Hilangnya satu unit sepeda motor Honda BeAT, satu unit laptop, dan dua unit ponsel menjadi anomali yang tengah dipecahkan polisi. Penyidik berupaya menentukan apakah pencurian ini adalah tujuan utama (motif ekonomi) atau sekadar upaya mengaburkan jejak setelah eksekusi dilakukan.

Penyidik masih mendalami aspek temporal atau urutan waktu kejadian. Hingga saat ini, belum bisa dipastikan apakah barang-barang tersebut diambil di awal peristiwa atau sesudah korban kehilangan nyawa. “Waktunya, apakah di awal atau di akhir dari peristiwa kematian korban, itu masih kami dalami motifnya,” lanjut Anton.

Keberadaan laptop dan dua unit ponsel milik korban dianggap sebagai “saksi bisu” paling krusial. Mengingat posisi strategis Maria sebagai staf di lembaga negara (Bawaslu), isi komunikasi dalam perangkat tersebut berpotensi membuka tabir motif yang lebih kompleks.

Penyidikan intensif di balik pintu tertutup

Meski tekanan publik untuk mengungkap kasus ini semakin besar, Polres OKU Selatan memilih untuk tetap berhati-hati. Hingga kini, polisi belum berani menyimpulkan motif tunggal di balik tragedi berdarah ini. Pendalaman masih dilakukan secara tertutup untuk menjaga kerahasiaan strategi pengejaran pelaku.

“Untuk motif sampai saat ini belum bisa kami pastikan karena masih dalam proses pendalaman. Tim masih bekerja melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang,” tegas AKP Anton L. Sinaga.

Kematian Maria di perbatasan Dusun I Desa Pelangki ini telah memicu alarm kewaspadaan bagi warga Muaradua. Kepastian adanya tindak kriminal dalam kasus ini membuat mata publik kini tertuju pada hasil kerja tim Buser Polres OKU Selatan. Lima saksi yang telah diperiksa diharapkan menjadi pintu masuk untuk menyeret pelaku jagal di Bukit Berlian ke hadapan hukum dalam waktu dekat. (andi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!