Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Kabupaten OKU ke 116

Banner HUT RI Kabupaten OKU Selatan ke 116

Banner HUT OKU 116 Rudi Hartono

Banner HUT OKU 116 Sekda Alva Elan

Banner HUT OKU 116 Awal Pajri

Banner HUT OKU 116 Ibu Siti PKB

Banner HUT OKU 116 Maryono PDIP

Banner HUT OKU 116 Dadang Wijaya

Banner HUT OKU 116 Disdukcapil
Kamtibmas

Polres OKU Selatan Gulung Pengedar Ekstasi Lintas Provinsi asal Lampung

×

Polres OKU Selatan Gulung Pengedar Ekstasi Lintas Provinsi asal Lampung

Sebarkan artikel ini
Polres OKU Selatan Gulung Pengedar Ekstasi Lintas Provinsi asal Lampung
Satresnarkoba Polres OKU Selatan tangkap warga Lampung Barat di Simpang Sender. Barang bukti 8 butir ekstasi pink berbentuk granat diamankan. Dok. Humas Polres OKU Selatan
Samsat OKU

Dinas Pertanian OKU

Dinas Perkim OKU

Satresnarkoba Polres OKU Selatan menyergap seorang pria asal Lampung Barat di Simpang Sender dengan barang bukti delapan butir ekstasi “granat” merah muda, mengonfirmasi ancaman jalur distribusi narkotika antarprovinsi yang kian lincah.

MUARADUA, NUSALY – Pergerakan pengedar narkotika lintas provinsi di wilayah hukum Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan kembali terdeteksi. Minggu (26/4/2026), Satresnarkoba Polres OKU Selatan membekuk pria berinisial H (33), warga Lampung Barat, saat tengah bersembunyi di sebuah rumah di Kelurahan Simpang Sender, Kecamatan BPR Ranau Tengah. Dari tangan tersangka, polisi menyita butiran ekstasi siap edar.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

Penyergapan yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba IPTU Roby Fachrian ini berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas transaksi di lingkungan tersebut. Petugas yang bergerak cepat melakukan penggeledahan dan menemukan satu plastik klip berisi delapan butir pil ekstasi berbentuk granat berwarna merah muda (pink) seberat 3,09 gram di dalam sebuah tas hitam milik tersangka.

Selain pil setan tersebut, polisi turut mengamankan uang tunai Rp 400.000 yang diduga kuat sebagai sisa hasil transaksi, serta telepon genggam yang digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan jaringannya.

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi sinyal waspada bagi kepolisian terhadap pola distribusi barang haram dari luar provinsi. Masuknya pengedar dari Lampung Barat ke wilayah OKU Selatan membuktikan bahwa jalur perbatasan menjadi titik rawan yang harus dijaga dengan pengawasan ekstra.

“Tersangka datang jauh dari Lampung Barat membawa ekstasi ke sini. Ini membuktikan jalur distribusi lintas provinsi terus kami waspadai. Tidak ada ruang bagi mereka, akan kami tindak tegas dan terukur,” ujar AKBP I Made Redi Hartana.

Memutus Rantai Distribusi Luar Wilayah

Kasus ini kini menarik perhatian jajaran Polda Sumatera Selatan. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan penguatan pengawasan di seluruh jalur masuk narkotika dari wilayah tetangga. Koordinasi lintas wilayah diperketat guna memutus rantai pasokan yang kerap memanfaatkan wilayah perbatasan untuk bertransaksi.

“Setiap indikasi peredaran lintas provinsi akan ditindaklanjuti secara serius. Kami tidak ingin wilayah Sumsel menjadi pasar bagi jaringan narkotika luar daerah,” tegas Nandang.

Tersangka H kini mendekam di sel tahanan Mapolres OKU Selatan. Ia terancam jeratan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang diperkuat dengan ketentuan dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Penyidik saat ini tengah mendalami keterangan tersangka untuk mengejar pemasok utama serta mengungkap jaringan lebih luas di balik peredaran ekstasi “granat” tersebut. (andi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

HUT OKU SMAN 1

HUT OKU SMAN 5

HUT OKU SMKN 1