Komitmen penegakan hukum di tingkat kepolisian sektor tidak berhenti pada momentum penangkapan pelaku melainkan berlanjut pada ketelitian menyusun berkas perkara demi menjamin keadilan yang berkepastian.
LENGKITI, NUSALY – Keberhasilan menggulung pelaku kejahatan di lapangan barulah babak awal dari sebuah ikhtiar panjang menegakkan keadilan.
Di balik jeruji besi yang dingin, esensi penegakan hukum yang sesungguhnya justru terletak pada ketekunan para penyidik dalam merajai lembar demi lembar dokumen administrasi penyidikan, guna memastikan sanksi hukum yang setimpal di pengadilan nanti.
Komitmen profesional ini tengah ditunjukkan oleh jajaran Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Lengkiti di bawah payung Polres OKU.
Pasca-penangkapan MK (19), remaja tanggung yang nekat membobol toko kelontong di Desa Tanjung Lengkayap, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), aparat kini bergerak cepat merampungkan berkas perkara.
Langkah taktis ini diambil agar seluruh proses hukum dapat segera bergeser ke meja hijau.
Tertib Administrasi
Proses penyidikan formal ini bergerak cepat berdasarkan Laporan Polisi nomor LP-B/08/V/2026/Polsek Lengkiti/Polres OKU/Polda Sumsel yang diterbitkan pada 18 Mei 2026. Polsek Lengkiti tidak ingin membiarkan hak-hak korban terkatung-katung tanpa kejelasan garis waktu.
Di bawah komando langsung Kapolsek Lengkiti, IPTU Jauhari Effendy, S.I.Kom, tim penyidik langsung memacu pemenuhan Administrasi Penyidikan (Mindik).
Segala bentuk pemeriksaan terhadap tersangka, penyitaan barang bukti material, hingga penyusunan resume perkara dikebut secara simultan dengan tetap mengedepankan asas kehati-hatian.
“Penangkapan fisik pelaku di lapangan harus dibarengi dengan kekuatan pembuktian yuridis yang kokoh di atas kertas. Saat ini, seluruh jajaran penyidik sedang fokus melengkapi dokumen Mindik dan kami sudah membangun koordinasi awal dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri OKU,” ujar IPTU Jauhari Effendy dalam laporan resminya kepada pimpinan Polres OKU, Senin (1/6/2026).
Saksi Kunci
Kokohnya berkas perkara yang tengah disusun oleh Polsek Lengkiti ini juga tidak terlepas dari peran aktif masyarakat tapak yang berani bersuara. Dua warga Desa Tanjung Lengkayap hadir menjadi pilar pembuktian di hadapan penyidik.
Mereka adalah Prima Agam Sumbara (33), seorang guru lokal, serta Heni Marlina (44), seorang ibu rumah tangga.
Kehadiran sosok pendidik dan ibu rumah tangga sebagai saksi kunci ini memberikan warna humanis sekaligus legitimasi sosial yang kuat, bahwa warga Lengkiti menolak tunduk pada keresahan yang ditimbulkan oleh aksi pencurian malam.
Keterangan mereka membantu penyidik mengunci ruang gerak alibi tersangka yang sebelumnya sempat mencoba mengaburkan jejak pelariannya ke Desa Lubuk Dalam.
Di ruang pemeriksaan sendiri, tersangka akhirnya mengakui seluruh perbuatannya tanpa celah bantahan.
Remaja yang dikenal cukup meresahkan lingkungan sekitarnya ini membenarkan bahwa dirinya telah dua kali membobol toko milik korban yang sama, yakni Heriyadi (42), dengan memanfaatkan kelengahan situasi menjelang fajar.
Komitmen Keadilan
Saat ini, seluruh barang bukti otentik telah disegel rapi di ruang laboratorium publik Polsek Lengkiti.
Properti yang disita meliputi satu buah tas ransel kecil warna hitam, sisa uang tunai pecahan sepuluh ribu rupiah, serta dokumen-dokumen vital milik korban seperti KTP, NPWP, SIM A, dan dua kartu ATM Mandiri.
Barang-barang inilah yang akan menjadi saksi bisu di hadapan hakim nanti.
Rencana tindak lanjut dari Korps Bhayangkara Lengkiti sudah bulat, yakni mempercepat pengiriman berkas perkara tahap pertama ke kejaksaan dalam waktu dekat.
Melalui penerapan Pasal 477 KUHPidana mengenai tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Polsek Lengkiti tidak hanya sekadar ingin menghukum pelaku yang bersikap bebal.
Lebih dari itu, tertibnya proses pemberkasan ini dikirimkan sebagai jaminan nyata bagi publik, bahwa setiap keringat dan hak milik masyarakat kecil di Bumi Lengkiti akan selalu dikawal oleh hukum yang tegas, bersih, dan mengayomi. (radit)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang





