Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Idul Fitri 1447 H

Banner Lebaran Pemkab MUBA

Banner Idul Ftri DPRD OKI

Banner Idul Fitri Perumda Tirta Ogan

Banner Ramadan Pemkab OKU Selatan
MotoGP

Resiliensi Marc Marquez di Tengah Horor Tikungan Austin

×

Resiliensi Marc Marquez di Tengah Horor Tikungan Austin

Sebarkan artikel ini
Resiliensi Marc Marquez di Tengah Horor Tikungan Austin
Marc Marquez, 2026 US MotoGP. Dok. Crash.net © Gold and Goose

Juara bertahan Marc Marquez membuktikan mentalitasnya dengan memuncaki sesi latihan MotoGP Amerika 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Jumat (27/3/2026) sore waktu setempat. Meski sempat mengalami kecelakaan hebat pada sesi pagi, pembalap Ducati Lenovo tersebut mampu bangkit dan mencatatkan waktu tercepat 2 menit 0,927 detik.

AUSTIN, NUSALY – Sesi latihan di Austin kali ini menjadi panggung drama yang menguras fisik dan konsentrasi para pembalap. COTA yang dikenal memiliki karakter aspal bergelombang dan perubahan arah yang cepat kembali memakan korban. Sederet nama besar seperti Jorge Martin, Enea Bastianini, hingga pemimpin klasemen Marco Bezzecchi sempat mencicipi kerasnya aspal Texas sebelum akhirnya sesi didominasi oleh persaingan catatan waktu yang sangat tipis di menit-menit akhir.

Marquez, yang tampil dengan kondisi tubuh memar pascainsiden FP1, menunjukkan kelasnya dalam manajemen ban dan taktik. Ia tidak terburu-buru melakukan time attack. Sebaliknya, Marquez menghabiskan sebagian besar sesi dengan ban medium bekas untuk memahami batas cengkeraman lintasan yang terus berubah suhunya, sebelum akhirnya meledak di putaran ke-20 dengan ban lunak baru.

Anatomi kecelakaan

Tingginya intensitas kecelakaan pada sesi sore ini memunculkan pertanyaan mengenai batas aerodinamika motor generasi GP26 di lintasan teknis seperti Austin. Rentetan bendera kuning akibat jatuhnya Pedro Acosta dan Ai Ogura di Tikungan 12 sempat mengganggu ritme banyak pembalap. Investigasi Steward terhadap Ogura—yang akhirnya dinyatakan bebas sanksi—menjadi bukti betapa tipisnya batas antara agresivitas dan pelanggaran regulasi keselamatan di bawah bendera kuning.

Bagi Marquez, sesi ini adalah soal pemulihan kepercayaan diri. Ia sempat tertahan cukup lama tanpa catatan waktu resmi akibat rentetan bendera kuning tersebut. Namun, konsistensi catatan waktunya pada paruh kedua sesi memperlihatkan bahwa keunggulan Ducati GP26 di sektor pengereman keras masih sulit ditandingi oleh Aprilia milik Ogura maupun Bezzecchi.

Penyintas kualifikasi

Drama juga menyelimuti juara dunia Francesco Bagnaia yang hampir terlempar ke kualifikasi pertama (Q1). Hingga lima menit tersisa, Bagnaia masih tertahan di posisi ke-15, sebuah anomali bagi pembalap sekaliber dirinya. Namun, ketenangan Bagnaia di lap terakhir membawanya merangkak ke posisi kedelapan, sekaligus mengamankan tiket langsung ke Q2 bersama Luca Marini yang secara mengejutkan membawa Honda HRC masuk ke sepuluh besar.

Di sisi lain, nasib kurang beruntung dialami Joan Mir dan Fermin Aldeguer yang harus merangkak dari Q1 besok. Absennya Maverick Vinales akibat cedera bahu lama yang kambuh kian menambah daftar panjang tantangan fisik yang dihadapi para pembalap di sirkuit ini. Dengan selisih waktu hanya 0,053 detik antara Marquez dan Ogura, persaingan pole position besok diprediksi akan menjadi salah satu yang paling ketat dalam sejarah GP Amerika di Austin. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!