Langkah blusukan Bupati Muba H M Toha Tohet berlanjut ke wilayah pelosok guna menjamin hak masyarakat atas pelayanan publik. Usai menyisir pusat kota, kini giliran aparatur di Kecamatan Lawang Wetan yang dipantau kesiapannya pada hari pertama kerja.
LAWANG WETAN, NUSALY – Tak ada waktu santai bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meski aroma Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah masih terasa. Rabu (25/3/2026) pagi, Bupati Muba H M Toha Tohet memilih meninggalkan zona nyaman di ibu kota kabupaten untuk melihat langsung bagaimana mesin birokrasi bekerja di tingkat kecamatan.
Kecamatan Lawang Wetan menjadi sasaran utama inspeksi mendadak (sidak) orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini. Toha tidak ingin pelayanan publik di wilayah penyangga melambat hanya karena alasan penyesuaian pasca-libur panjang. Ia ingin memastikan bahwa warga yang datang mengurus administrasi tidak pulang dengan tangan hampa gara-gara petugas yang belum siap di meja kerja.
Kedatangan Toha di Kantor Camat Lawang Wetan segera memecah keheningan pagi. Tanpa banyak seremoni, ia langsung menyisir barisan kursi pelayanan dan ruang kerja pegawai. Kedisiplinan menjadi harga mati yang ia tuntut dari setiap aparatur, mulai dari urusan absensi hingga kesiapan perangkat digital pendukung layanan administrasi kependudukan.
Urat nadi kesehatan
Didampingi Camat Lawang Wetan M Warnik, perjalanan dinas berlanjut ke Puskesmas Ulak Paceh. Di sini, Toha memberikan perhatian lebih. Sektor kesehatan adalah urat nadi yang tidak boleh berhenti berdenyut barang sedetik pun. Ia mengamati alur pendaftaran pasien yang mulai mengular, masuk ke ruang pemeriksaan, hingga memastikan stok obat-obatan dan kesiapan tenaga medis di garis depan.
Di tengah lorong puskesmas, Toha sempat berbincang dengan warga yang sedang mengantre. Ia bertanya langsung mengenai kecepatan layanan dan keramahan petugas. Baginya, suara masyarakat adalah indikator paling jujur untuk mengukur keberhasilan sebuah instansi pemerintah.
”Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan maksimal. Baik di tingkat kecamatan maupun fasilitas kesehatan, semua harus berjalan tanpa hambatan. Libur panjang bukan alasan untuk menurunkan standar kerja,” tegas Toha di hadapan jajaran tenaga kesehatan.
Marwah pelayanan publik
Toha menekankan bahwa profesionalisme adalah napas utama dalam menjaga kepercayaan publik. Pelayanan dasar, terutama kesehatan, merupakan wajah dari komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warga. Ia menuntut kesigapan penuh dari seluruh jajaran agar tidak ada komplain yang muncul akibat ketidaksiapan petugas di hari pertama masuk kerja.
Bagi pimpinan daerah yang dikenal vokal soal disiplin ini, kualitas layanan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Ia mewanti-wanti agar momentum pasca-lebaran ini dijadikan titik balik untuk meningkatkan kinerja, bukan justru menjadi ajang perpanjangan masa santai bagi para ASN.
”Semua harus sigap. Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama yang harus kita jaga bersama,” tambahnya dengan nada bicara yang tegas namun tetap memotivasi.
Meski dikenal keras soal aturan, Toha tak menutup mata terhadap keseriusan jajaran di bawahnya. Ia melayangkan apresiasi kepada jajaran Kecamatan Lawang Wetan dan Puskesmas Ulak Paceh yang dinilai tetap siaga dan mampu memberikan layanan prima sejak pagi hari.
Kunjungan lapangan ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh kecamatan di Musi Banyuasin bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di belakang meja. Dengan kehadiran langsung pemimpin di titik-titik layanan akar rumput, diharapkan ritme kerja di seluruh pelosok Muba kembali melaju kencang demi mendukung stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat pasca-hari raya. (dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





