Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Kilas Daerah

Satu Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Simpang Sender

×

Satu Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Simpang Sender

Sebarkan artikel ini
Satu Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Simpang Sender
Bencana ganda berupa banjir bandang dan tanah longsor melanda pemukiman warga di kaki perbukitan OKU Selatan. Dok. BPBD OKU Selatan

Bencana ganda berupa banjir bandang dan tanah longsor melanda pemukiman warga di kaki perbukitan OKU Selatan. Selain rumah yang hanyut terbawa arus, dua unit rumah lainnya tertimbun material tanah.

MUARADUA, NUSALY – Suasana di Dusun Manduriang dan Dusun Sahub, Desa Simpang Sender Utara, mendadak mencekam pada Sabtu (28/3/2026) malam. Hujan deras yang mengguyur sejak sore memicu luapan air dan material tanah dari perbukitan sekitar pukul 21.45 WIB, menerjang pemukiman warga di Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT).

Dampak terjangan arus sungai di jalur arah air terjun tersebut cukup fatal. Berdasarkan laporan sementara, derasnya luapan air mengakibatkan satu unit rumah warga hanyut tanpa sisa. Pada saat yang hampir bersamaan, longsoran dari lereng bukit menimbun dua unit rumah dan merusak tiga rumah lainnya hingga mengalami kerusakan berat.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan langsung menerjunkan tim gabungan dari berbagai instansi untuk menangani situasi di lokasi. Fokus utama saat ini adalah mengevakuasi warga ke titik aman serta mendata kemungkinan adanya korban jiwa. Hingga Minggu pagi, pendataan kerugian materiil masih berlangsung di tengah upaya penyaluran bantuan logistik bagi para pengungsi.

Risiko Geografis

Kawasan Simpang Sender Utara yang diapit perbukitan curam memang menyimpan kerentanan tinggi saat cuaca ekstrem melanda. Kejadian ini menjadi alarm bagi warga yang bermukim tepat di bantaran sungai maupun di bawah tebing yang rawan pergerakan tanah. Karakteristik geografis wilayah BPRRT menuntut kewaspadaan lebih saat curah hujan melampaui ambang batas normal.

Bupati OKU Selatan Abusama menginstruksikan seluruh jajaran untuk tetap siaga di lapangan guna memastikan keselamatan masyarakat terdampak. Penanganan darurat dipastikan terus berjalan secara intensif. Tim gabungan pun masih disiagakan di lokasi bencana untuk mengantisipasi adanya longsor atau banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Instruksi Evakuasi

Menyikapi fluktuasi cuaca saat ini, Bupati Abusama mengimbau warga agar tidak memaksakan diri bertahan di zona bahaya. Masyarakat diminta segera menyingkir dari aliran sungai dan menjauhi area perbukitan jika muncul tanda-tanda alam yang mencurigakan. Kesigapan warga untuk melapor kepada aparat setempat menjadi sangat krusial agar langkah mitigasi bisa dilakukan lebih dini.

Pemerintah daerah menekankan bahwa nyawa warga adalah prioritas utama. Langkah antisipasi mandiri oleh masyarakat diharapkan mampu menekan risiko jatuhnya korban jiwa di tengah ancaman bencana yang masih mengintai wilayah OKU Selatan dalam beberapa hari ke depan. (andi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.