Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Idul Fitri 1447 H

Banner Ucapan Sekda MUBA

Banner Idul Ftri DPRD OKI

Banner Idul Fitri Perumda Tirta Ogan
Muba Maju Lebih Cepat

Sekda Muba Tekankan Efisiensi dan Inovasi Birokrasi

×

Sekda Muba Tekankan Efisiensi dan Inovasi Birokrasi

Sebarkan artikel ini
Sekda Muba Tekankan Efisiensi dan Inovasi Birokrasi
Sekda Muba Syafaruddin tinjau DPPA dan Dinas Perkebunan. Dok. Diskominfo Muba

Sekretaris Daerah Musi Banyuasin instruksikan penguatan soliditas aparatur di tengah keterbatasan fiskal daerah. Sektor perlindungan perempuan dan optimalisasi perkebunan jadi fokus penguatan pelayanan publik guna akselerasi pembangunan.

SEKAYU, NUSALY – Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Syafaruddin melakukan inspeksi dan silaturahmi ke Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) serta Dinas Perkebunan Muba, Kamis 9 April 2026. Kunjungan bertujuan memastikan ritme kerja birokrasi tetap terjaga di tengah tantangan efisiensi anggaran daerah. Pemerintah kabupaten menuntut komitmen aparatur dalam menjalankan fungsi pelayanan publik tanpa mengurangi kualitas kinerja meski dihadapkan pada restriksi keuangan.

Syafaruddin menegaskan semangat kebersamaan kunci utama mewujudkan visi percepatan pembangunan daerah. Efisiensi anggaran bukan alasan penurunan standar pelayanan kepada masyarakat. Sinergi antar-perangkat daerah diperlukan guna memastikan program strategis Bupati Toha Tohet tetap berjalan sesuai linimasa. Kantor diperintahkan menjadi basis kolaborasi yang mengedepankan budaya kerja saling menguatkan.

Sekda mengingatkan pentingnya loyalitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pokok. Setiap organisasi perangkat daerah wajib memiliki daya tahan terhadap dinamika ekonomi makro yang berdampak pada postur APBD. Penguatan internal birokrasi prasyarat mutlak sebelum melakukan intervensi kebijakan di tingkat masyarakat luas.

Proteksi sosial

Di Dinas DPPA, Syafaruddin menyoroti urgensi perlindungan perempuan dan anak sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia. Lingkungan aman dari kekerasan bagian integral dalam membangun masa depan Musi Banyuasin yang kompetitif. DPPA diminta konsisten melakukan advokasi serta sosialisasi terukur meskipun dampaknya bersifat jangka panjang dan tidak terlihat secara fisik seketika.

Target nol kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan konsistensi kerja kolektif lintas instansi. Pemerintah daerah menempatkan isu sosial ini sebagai prioritas guna menjamin keamanan warga. Penguatan fungsi koordinasi dengan penegak hukum dan lembaga swadaya menjadi catatan penting dalam evaluasi kinerja organisasi tersebut.

Inovasi ekonomi

Sektor perkebunan diarahkan menyusun cetak biru (grand design) strategis guna percepatan pembangunan ekonomi regional. Syafaruddin mendorong jajaran Dinas Perkebunan melakukan inovasi dalam pengelolaan potensi komoditas unggulan daerah. Perencanaan matang pada sektor ini diproyeksikan memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan asli daerah serta kesejahteraan petani.

Kepala Dinas Perkebunan Bustanul Arifin menyatakan kesiapan jajarannya mengoptimalkan peluang pengembangan lahan kelapa seluas 2.000 hektare. Ekspansi sektor perkebunan tetap dijalankan dengan mengedepankan efektivitas pengelolaan lahan. Komitmen kerja maksimal dalam kondisi anggaran terbatas menjadi titik tekan dalam mendukung akselerasi ekonomi daerah.

Pemerintah kabupaten pastikan fungsi pengawasan internal tetap berjalan melalui kehadiran Inspektorat dalam setiap peninjauan kinerja dinas. Sinkronisasi data antara BKPSDM dan perangkat daerah juga diperkuat guna memantau disiplin serta produktivitas aparatur. Langkah koordinasi ini upaya memastikan mesin birokrasi Musi Banyuasin bergerak selaras dengan target pembangunan wilayah. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.