MILAN, KOMPAS — Teka-teki masa depan Mike Maignan di San Siro akhirnya terjawab. AC Milan secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak sang penjaga gawang hingga 30 Juni 2031. Kesepakatan ini mengakhiri spekulasi berbulan-bulan yang sempat menyudutkan manajemen Milan pada situasi sulit sepanjang bursa transfer musim panas lalu.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran Direktur Teknik Igli Tare dan pelatih Massimiliano Allegri yang mampu memulihkan hubungan dengan sang pemain dalam beberapa bulan terakhir. Pendekatan personal dan perbaikan performa tim di lapangan menjadi faktor kunci yang meyakinkan Maignan bahwa Milan masih menjadi tempat terbaik bagi kariernya.
Meski pihak klub tidak merinci detail finansial, laporan Gazzetta dello Sport menyebutkan Maignan akan menerima gaji pokok sebesar 5 juta euro per tahun. Angka ini masih berpotensi melonjak hingga 7 juta euro (sekitar Rp 119 miliar) jika ditambah dengan berbagai bonus performa.
Dalam pernyataan resminya, Milan menegaskan bahwa Maignan bukan sekadar penjaga gawang, melainkan pilar kepemimpinan. “Sejak tiba pada musim panas 2021, Mike segera memantapkan dirinya sebagai titik acuan bagi grup, menonjol karena kepemimpinan, keandalan, dan semangat pengorbanan, hingga ia menjadi kapten dan tokoh sentral tim,” tulis manajemen klub.
Pilar Kesuksesan
Kontribusi Maignan bagi klub berjuluk “I Rossoneri” itu memang sulit diperdebatkan. Sejak didatangkan dari Lille, pemain berusia 30 tahun tersebut telah mengoleksi 188 penampilan. Ia menjadi aktor kunci saat Milan meraih gelar Scudetto musim 2021/2022 serta trofi Piala Super Italia 2024.
Secara statistik, Maignan saat ini menyandang status sebagai kiper dengan catatan penyelamatan terbaik di lima liga top Eropa. Kemampuannya mencegah gol melampaui rata-rata kiper elite lainnya, sebuah data yang mempertegas mengapa manajemen Milan bersikeras mempertahankannya meski harus memberikan tawaran gaji yang substansial.
“Pertumbuhan konstan ini juga membawanya menjadi pilar tim nasional Perancis. Milan dan Mike Maignan kini memperkuat ikatan mereka dengan tujuan untuk terus menulis lembaran baru sejarah Rossoneri bersama-sama,” lanjut pernyataan klub.
Menjaga Momentum
Keputusan Milan menyodorkan kontrak berdurasi panjang—sesuatu yang jarang dilakukan untuk pemain di usia kepala tiga—menunjukkan adanya rencana strategis. Milan ingin memastikan bahwa tulang punggung tim, mulai dari sektor pertahanan, memiliki stabilitas untuk menghadapi kompetisi domestik maupun Liga Champions.
Bagi Maignan, kontrak hingga 2031 ini seolah menjadi jawaban atas keraguan publik terhadap komitmennya. “Hati nurani” sang kapten tampaknya masih terpaut pada warna merah-hitam, meski tawaran dari klub-klub kaya di Liga Inggris sempat menggoda.
Dengan tuntasnya urusan kontrak ini, Allegri kini bisa lebih fokus meramu strategi tanpa gangguan isu transfer pemain bintangnya. Stabilitas di bawah mistar gawang diharapkan menjadi modal utama Milan untuk tetap kompetitif di papan atas Serie A.
Kini, tugas Maignan adalah membuktikan bahwa investasi besar klub terhadap dirinya akan terbayar dengan trofi-trofi baru di lemari prestasi San Siro. (Sempre Milan)
(dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


