Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Kamtibmas

Sumur Bor Polres OKU Menjawab Dahaga Warga di Pinggiran Lintas Sumatera

×

Sumur Bor Polres OKU Menjawab Dahaga Warga di Pinggiran Lintas Sumatera

Sebarkan artikel ini
Sumur Bor Polres OKU Menjawab Dahaga Warga di Pinggiran Lintas Sumatera
Warga Tegal Arum Baturaja kini punya akses air bersih lewat sumur bor kolaborasi Polres OKU dan Pemkab. Dok. Humas Polres OKU

Harapan warga Tegal Arum untuk mendapatkan air bersih yang stabil akhirnya terwujud. Sebuah sumur bor kini berdiri tegak di jalur Lintas Sumatera KM 14, hasil urunan tangan antara kepolisian dan pemerintah daerah setempat.

BATURAJA, NUSALY – Bagi masyarakat di Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, air bersih adalah perkara hidup yang sering kali sulit didapat.

Kondisi geografis yang menantang membuat pencarian sumber air kerap menemui jalan buntu. Namun, Jumat (8/5/2026) pagi, pemandangan di Lingkungan Tegal Arum tampak berbeda.

Di sana, sebuah sumur bor baru saja diresmikan. Proyek ini menjadi bagian dari kado Hari Bhayangkara ke-80 yang diinisiasi Polres Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Pemerintah Kabupaten OKU.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho pun memantau langsung prosesi ini secara virtual dari Palembang.

Bukan Sekadar Seremoni

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo tampak tak ingin sekadar memotong pita. Ia turun langsung mencoba kucuran pertama air dari instalasi tersebut.

Baginya, sumur ini adalah bentuk mitigasi nyata. Penempatan lokasi di Tegal Arum sudah melalui pertimbangan matang soal titik-titik yang paling rawan krisis air di Baturaja Timur.

“Terima kasih untuk Pemda OKU dan semua pihak. Sumur bor ini milik bersama, tolong dirawat. Kita ingin manfaatnya panjang, bukan cuma hangat-hangat di awal saja,” kata Endro di lokasi.

Kehadiran perwakilan Dinas PUPR dan camat setempat mempertegas bahwa urusan air adalah kerja kolaborasi, bukan kerja satu instansi saja.

Di sela acara, suasana jadi lebih cair saat paket-paket sembako dibagikan secara simbolis kepada warga sekitar.

Bantuan sosial ini jadi pelengkap bagi warga yang selama ini bergelut dengan keterbatasan ekonomi dan akses fasilitas dasar.

Urat Nadi Baru

Bagi petani di bawah naungan Gapoktan Tegal Arum, sumur ini punya makna ganda. Selain untuk kebutuhan dapur, air yang melimpah berarti napas panjang bagi kebun-kebun mereka.

Kelancaran pengairan adalah kunci agar produktivitas lahan di pinggir lintas Sumatera ini tetap terjaga meski musim kemarau menyapa.

Keberadaan sumur bor di Sepancar Lawang Kulon seolah mengingatkan bahwa tugas kepolisian tidak selamanya soal menjaga keamanan di jalan raya.

Memastikan warga bisa memasak dan mandi dengan air layak adalah bentuk lain dari menciptakan ketenangan di tengah masyarakat.

Setiap tetes air yang mengalir kini menjadi simbol bahwa negara hadir tepat di titik paling krusial dalam keseharian rakyatnya. Merawat aliran air ini pada akhirnya adalah merawat kehidupan itu sendiri agar tidak lagi tercekik dahaga. (Jum Radit)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.