Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Hukum & Peradilan

Terjerat Dugaan Penipuan Proyek Rp 1,2 Miliar, Oknum Pejabat Pemkab OKU Diamankan

×

Terjerat Dugaan Penipuan Proyek Rp 1,2 Miliar, Oknum Pejabat Pemkab OKU Diamankan

Sebarkan artikel ini
Terjerat Dugaan Penipuan Proyek Rp 1,2 Miliar, Oknum Pejabat Pemkab OKU Diamankan
Oknum pejabat Pemkab OKU Feri Iswan dilaporkan ke Polda Sumsel atas dugaan penipuan proyek senilai Rp 1,2 miliar. Foto saat diperiksa di Mapolda kini viral. Dok. Ist

Feri Iswan, seorang ASN yang menjabat Kabag SDA Setda OKU, dilaporkan ke Polda Sumsel terkait dugaan penggelapan kendaraan bermodus proyek pengadaan. Foto dan rekaman saat dirinya diperiksa petugas kini beredar luas.

PALEMBANG, NUSALY – Ruang digital warga Ogan Komering Ulu (OKU) dihebohkan dengan beredarnya foto dan video yang menunjukkan seorang aparatur sipil negara berinisial FI tengah diperiksa di Mapolda Sumatera Selatan. Pria tersebut diidentifikasi sebagai Feri Iswan, pejabat yang kini menduduki posisi Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setda OKU.

Feri dikabarkan diamankan petugas Ditreskrimum Polda Sumsel sejak Sabtu (2/5/2026) malam. Langkah kepolisian ini diduga kuat berkaitan dengan laporan penipuan dan penggelapan kendaraan yang ditaksir merugikan korban hingga miliaran rupiah.

Modus proyek

Dugaan tindak pidana ini mencuat setelah Ahmad Setio Raharjo (38) resmi melapor ke Polda Sumsel melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/B/659/V/2026/SPKT/Polda Sumsel tertanggal 1 Mei 2026. Dalam laporan tersebut, Ahmad mengaku dijanjikan proyek pengadaan mobil dinas di lingkungan Sekretariat DPRD OKU pada tahun 2025.

Korban kemudian menyerahkan empat unit Mitsubishi Xpander kepada Feri sebagai bagian dari kerja sama tersebut. Namun, alih-alih mendapatkan keuntungan dari uang sewa yang dijanjikan, unit kendaraan tersebut justru tidak kunjung kembali dengan taksiran kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.

Bukti viral

Meski Polda Sumsel belum merilis keterangan resmi mengenai status hukum terperiksa, rangkaian bukti visual telah viral di berbagai grup percakapan. Dalam dokumentasi foto yang beredar, Feri terlihat berada di meja piket Ditreskrimum Polda Sumsel untuk menjalani proses pemeriksaan awal. Dalam rekaman percakapan yang menyertai kabar tersebut, ia terdengar mengakui adanya kewajiban hingga ratusan juta rupiah terkait penyelesaian unit mobil yang direntalnya.

Feri Iswan, yang akrab disapa dengan panggilan “Brother”, bukan sosok baru dalam pusaran isu miring di OKU. Sebelum menjabat Kabag SDA, ia pernah menduduki posisi strategis seperti Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Kabag Prokopim Setda OKU. Ia dikenal memiliki gaya bicara lembut yang sering kali membuat lawan bicaranya menaruh kepercayaan.

Rekam jejak

Namun, di balik kariernya, nama Feri sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan sejumlah persoalan hukum. Ia pernah disebut terlibat dalam isu tunggakan pembayaran publikasi media tahun anggaran 2020–2021 hingga dugaan pemalsuan tanda tangan pinjaman di salah satu BPR di Baturaja yang sempat ditangani Unit Tipikor Polres OKU. Selain itu, persoalan utang piutang pribadi serta isu penggadaian mobil dinas juga pernah mencuat ke permukaan.

Hingga saat ini, pihak Ditreskrimum Polda Sumsel masih melakukan pengembangan dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap duduk perkara yang sebenarnya. Polisi juga tengah mendalami total unit kendaraan yang diduga digelapkan oleh oknum ASN tersebut untuk memastikan apakah ada korban lain dalam jaringan ini. (Jum Radit)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.