Scroll untuk baca artikel
Banner Idul Adha Pemprov Sumsel

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Kilas Daerah

TMMD OKI Tuntaskan Akses Jalan Logistik Perkebunan Mesuji Makmur

×

TMMD OKI Tuntaskan Akses Jalan Logistik Perkebunan Mesuji Makmur

Sebarkan artikel ini
TMMD OKI Tuntaskan Akses Jalan Logistik Perkebunan Mesuji Makmur
Progres pembukaan dan pemadatan jalan dalam program TMMD OKI di Mesuji Makmur memasuki fase akhir penuntasan guna mempermudah logistik perkebunan desa. Dok. Pendim 0402

Pembukaan jalur konektivitas baru di wilayah perbatasan perdesaan terus dipacu demi memotong tingginya biaya distribusi hasil bumi. Standardisasi struktur badan jalan dan drainase menjadi fokus utama untuk memastikan ketahanan infrastruktur jangka panjang.

OGAN KOMERING ILIR, NUSALY – Hambatan jaringan logistik akibat rusaknya akses jalan tanah masih menjadi pemicu utama tingginya biaya angkut komoditas perkebunan di Sumatera Selatan. Melalui program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD OKI ke-128, pengerjaan fisik pembukaan dan pemadatan jalur penghubung antar-sentra produksi di tingkat tapak kini memasuki fase akhir penuntasan seratus persen.

Operasi pembenahan sirkulasi transportasi yang digulirkan oleh Kodim 0402/OKI-OI ini difokuskan di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Proyek yang mengintegrasikan pembukaan lahan dengan sistem pengolahan limpasan air hujan tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada Senin (18/5/2026).

Intervensi ini dinilai mendesak untuk mengubah koridor jalan tanah yang semula bergelombang dan rawan lumpur menjadi jalur stabil yang dapat dilalui kendaraan angkutan barang. Langkah ini diproyeksikan langsung berdampak pada stabilitas harga jual komoditas di tingkat petani.

Anatomi infrastruktur

Kecamatan Mesuji Makmur merupakan salah satu wilayah yang memiliki ketergantungan tinggi pada subsektor perkebunan kelapa sawit dan karet rakyat. Selama bertahun-tahun, ketiadaan akses jalan yang layak membuat truk-truk pengangkut hasil panen sering kali terjebak di kubangan lumpur saat musim hujan, yang berujung pada penurunan kualitas buah dan jatuhnya harga jual akibat keterlambatan distribusi.

Guna menyelesaikan persoalan struktural tersebut, Satgas TMMD OKI menerapkan teknik pengerjaan infrastruktur perdesaan yang komprehensif. Proses tidak hanya berhenti pada pembukaan badan jalan baru, melainkan dilanjutkan dengan tahapan pengerasan menggunakan material agregat batu dan pasir guna meningkatkan daya dukung tanah terhadap beban tonase armada angkutan.

Selain pemadatan lapis permukaan, aspek teknis yang menjadi prioritas utama adalah pembuatan dan pembersihan saluran drainase di sisi kiri dan kanan bahu jalan. Pembuatan parit pembuangan ini dirancang secara khusus untuk mengalirkan debit air permukaan agar tidak menggenangi badan jalan, mengingat musuh utama dari ketahanan jalan tanah yang diperkeras adalah akumulasi air yang melunakkan struktur fondasi.

Optimalisasi cuaca

Memasuki fase akhir operasional di lapangan, tingkat kecepatan pengerjaan berhasil diakselerasi berkat kondisi cuaca di wilayah Ogan Komering Ilir yang mulai stabil dan mendukung proses pengeringan tanah. Personel militer bersama ratusan warga desa membagi tugas secara bergelombang untuk menyelesaikan penataan parit dan perataan sisa material batuan di sepanjang koridor jalan.

Koordinator Lapangan pekerjaan jalan TMMD OKI Ke-128, Kapten Cke Kurniawan, menyampaikan bahwa integrasi antara pembukaan jalur, pemadatan, dan pembangunan sistem drainase horizontal berjalan sesuai dengan rencana teknis yang dicanangkan. Kestabilan cuaca dalam beberapa hari terakhir dimanfaatkan secara optimal untuk mengunci kekuatan kepadatan tanah sebelum jalur resmi dibuka untuk aktivitas komersial umum.

Pihak komando taktis menegaskan bahwa standardisasi ketebalan pengerasan tetap diawasi secara ketat agar fungsionalitas jalan ini memiliki usia pakai yang panjang. Keterlibatan aktif dari kelompok tani setempat dalam mengarahkan titik-titik krusial yang rawan ambles membantu mempercepat pemetaan penguatan struktur di lapangan.

“Alhamdulillah progres pekerjaan jalan hampir mencapai hasil maksimal. Mulai dari pembukaan jalan, pemadatan, hingga pembuatan dan pembersihan drainase sudah berjalan dengan baik. Kami berharap sore ini pekerjaan dapat selesai seratus persen karena cuaca sudah mulai mendukung,” ujar Kurniawan saat memantau pergerakan alat berat di lokasi proyek.

Akselerasi ekonomi

Rampungnya koridor transportasi baru di Desa Pematang Sukatani ini diyakini bakal memicu transformasi pola distribusi logistik perdesaan secara masif. Efisiensi waktu tempuh dari area kebun menuju pabrik pengolahan kelapa sawit atau pusat pengumpul karet dipastikan memotong biaya operasional kendaraan angkut secara signifikan.

Meskipun demikian, keberadaan jalan baru yang telah diselesaikan oleh Satgas TMMD OKI ini membutuhkan komitmen pengawasan bersama dari perangkat desa dan masyarakat setempat terkait pembatasan muatan sumbu terberat kendaraan. Truk pengangkut yang melebihi kapasitas daya dukung jalan tanah diperkeras berisiko memicu kerusakan dini sebelum adanya peningkatan status jalan menjadi aspal permanen oleh pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui dinas pekerjaan umum diharapkan dapat memasukkan jalur rintisan ini ke dalam rencana anggaran pemeliharaan infrastruktur berkala pada tahun anggaran berikutnya. Sinergi berkelanjutan pasca-operasi teritorial militer ini menjadi kunci penting agar jalur logistik perkebunan di Mesuji Makmur tetap berfungsi optimal menopang pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan. (puputzch)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang