Ajang lari santai nonkompetitif di Baturaja menjadi ruang kampanye gaya hidup sehat, penguat kebersamaan warga, sekaligus pemantik perputaran ekonomi dan UMKM lokal.
BATURAJA, NUSALY — Halaman Kantor DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berubah menjadi lautan kostum olahraga sejak Minggu (26/7/2026) pagi. Sebanyak 600 pelari dari berbagai kelompok usia dan komunitas bersiap menempuh rute 5 kilometer dalam gelaran Fun Run “Sayangi OKU” untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-116 Kabupaten OKU.
Kibar bendera start dikibarkan secara resmi oleh Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Suasana semarak mengiringi derap langkah serempak ratusan peserta yang melintasi rute lari santai mengelilingi sudut Kota Baturaja hingga kembali ke titik finish.
Ajang lari nonkompetitif ini diselenggarakan Pemkab OKU melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) sebagai bagian dari rangkaian pesta rakyat untuk mengajak warga berolahraga gembira.
Gaya Hidup Sehat dan Ruang Silaturahmi Warga
Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyampaikan bahwa tingginya animo masyarakat yang memadati garis start menunjukkan kuatnya rasa memiliki warga terhadap daerahnya, sejalan dengan selogan Serentak Bergerak, Berdampak Nyata, Wujudkan Sayangi OKU.
Menurut Bupati, kegiatan ini dirancang bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan sebagai sarana memasyarakatkan olahraga dan mempererat hubungan antarwarga.
“Melalui Fun Run Sayangi OKU, masyarakat tidak hanya berolahraga untuk menjaga kesehatan jasmani, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujar Teddy.
Pemantik Ekonomi Daerah dan Misi Promosi Potensi
Selain manfaat kesehatan, Pemkab OKU memproyeksikan kegiatan olahraga berbasis massa seperti ini sebagai instrumen penggerak perekonomian daerah dan ajang promosi wilayah.
Bupati berharap, daya tarik kegiatan lari santai yang mengundang kehadiran peserta dari luar daerah dapat memberi dampak langsung bagi sektor usaha kecil.
“Semoga semakin banyak orang mengenal keindahan, keramahan, dan berbagai potensi daerah kita. Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan dengan harapan jumlah peserta dari tahun ke tahun semakin meningkat dari berbagai penjuru Sumatera Selatan, sehingga berdampak pada perputaran perekonomian dan pemberdayaan UMKM di Kabupaten OKU,” jelasnya.
Target Agenda Tahunan dan Budaya Olahraga Inklusif
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten OKU Zulkarnain Gunawan, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa ajang ini didanai melalui APBD Dispora Tahun Anggaran 2026 sebagai media olahraga yang inklusif dan ramah untuk seluruh kalangan.
Zulkarnain menegaskan, Dispora OKU berkomitmen membangun budaya olahraga yang berkelanjutan sekaligus mendukung pariwisata daerah.
“Fun Run ini bukan sekadar ajang lari, tetapi menjadi momentum membangun semangat persatuan, sportivitas, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap daerah. Ke depan kami berharap acara ini dapat digelar lebih besar sehingga memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian warga,” kata Zulkarnain.
Melalui perpaduan ajang olahraga inklusif dan promosi daerah, Pemerintah Kabupaten OKU terus berkomitmen menghadirkan kegiatan kerakyatan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, kebersamaan warga, dan geliat ekonomi lokal. (radit)














