Teddy Meilwansyah berharap pengelolaan dana zakat yang jujur bisa membantu lebih banyak warga miskin, beasiswa sekolah, dan guru mengaji.
BATURAJA, NUSALY.COM — Bupati Ogan Komering Ulu H. Teddy Meilwansyah meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKU makin terbuka melaporkan seluruh program kerjanya kepada masyarakat. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang jujur dan jelas dianggap menjadi pilar penting agar warga tak ragu menyalurkan bantuan lewat lembaga resmi pemerintah tersebut.
Arahan itu disampaikan Teddy saat menghadiri acara Baznas Award 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Rabu (26/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Baznas OKU menyalurkan beasiswa sekolah, bantuan bedah rumah, insentif guru mengaji, penandatanganan kerja sama, serta penyerahan surat keputusan untuk Unit Pengumpul Zakat.
Jaga Kepercayaan
Teddy mengakui bahwa membangun kepercayaan warga untuk rutin berinfak dan bersedekah lewat Baznas memang butuh proses dan kerja keras.
Namun, jika masyarakat melihat secara langsung hasil dan penyaluran bantuan tersebut, warga pasti akan tergerak untuk ikut membantu.
Pemerintah daerah berharap Baznas OKU terus menjaga amanah warga agar makin banyak masyarakat kurang mampu di OKU yang merasakan manfaatnya.
”Bagaimana memberi pernyataan ke masyarakat, sampaikan semua program. Kalau sudah terbangun kepercayaan dari masyarakat amanlah, insyaallah didukung masyarakat,” ujar Teddy di hadapan jajaran Baznas OKU.
Bantuan Warga
Sementara itu, Ketua Baznas OKU Imam Nuryadin menjelaskan bahwa dana zakat yang dikumpulkan langsung disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial masyarakat.
Melalui program OKU Cerdas, Baznas OKU memberikan beasiswa kepada 30 anak sekolah kurang mampu dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, baik sekolah negeri maupun swasta.
Bantuan beasiswa diberikan selama satu tahun penuh sebesar Rp100.000 per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan sekali.
Selain beasiswa sekolah, Baznas OKU juga menyerahkan bantuan bedah rumah layak huni kepada Rojali, warga Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat, agar keluarganya bisa tinggal di rumah yang lebih sehat dan aman.
Apresiasi Guru
Perhatian Baznas OKU juga tertuju pada para pengajar agama di desa-desa. Sebanyak 148 ustadz dan ustadzah yang mengajar di 50 TPA dan TPQ se-Kabupaten OKU menerima bantuan uang insentif.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan penyaluran zakat, Baznas OKU membagikan penghargaan Baznas Award 2026 kepada 39 instansi, perusahaan, bank, serta perorangan.
Baznas OKU juga menyerahkan surat keputusan pengurus bagi 14 unit pengumpul zakat serta menjalin kerja sama resmi dengan Kementerian Agama OKU, Majelis Ulama Indonesia OKU, dan BPBD OKU untuk memperluas jangkauan bantuan warga. (radit)












