Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H
Palembang Berdaya

Berjersey “Zidane”, Ratu Dewa Buka Laga Eksibisi Korpri FC di Bumi Sriwijaya

×

Berjersey “Zidane”, Ratu Dewa Buka Laga Eksibisi Korpri FC di Bumi Sriwijaya

Sebarkan artikel ini
Berjersey "Zidane", Ratu Dewa Buka Laga Eksibisi Korpri FC di Bumi Sriwijaya
Wali Kota Ratu Dewa yang hadir langsung tak hanya membuka laga, tapi juga melempar sinyal rencana nonton bareng Piala Dunia 2026 di tepian Sungai Musi. Dok. Diskominfo Palembang

Stadion Bumi Sriwijaya menjadi saksi drama tujuh gol dalam laga persahabatan antara Korpri All Star melawan David FC. Wali Kota Ratu Dewa yang hadir langsung tak hanya membuka laga, tapi juga melempar sinyal rencana nonton bareng Piala Dunia 2026 di tepian Sungai Musi.

PALEMBANG, NUSALY – Stadion Bumi Sriwijaya tampak berbeda pada Minggu (15/2/2026) pagi. Aura kompetisi yang biasanya tegang berganti dengan gelak tawa dalam laga bertajuk “Sepak Bola Gembira”. Wali Kota Palembang Ratu Dewa muncul di tengah lapangan dengan gaya nyentrik, mengenakan jersey tim nasional Prancis ikonik bertuliskan nama Zidane.

Kehadirannya bukan sekadar untuk seremoni. Dewa ingin memastikan sportivitas tetap menjadi napas utama dalam pertandingan yang mempertemukan Korpri All Star—gabungan pemain Pemkot Palembang dan TVRI Sumsel—melawan David FC. Bagi Dewa, ajang 2×15 menit ini adalah oase di tengah kesibukan birokrasi.

“Ini bukan soal siapa yang angkat piala. Ini cara kita menjaga silaturahmi agar tetap hangat. Lewat sepak bola, komunikasi antar-lembaga jadi lebih cair,” ujar Ratu Dewa sembari mengapresiasi TVRI yang akan menyiarkan laga Piala Dunia 2026.

Menariknya, Dewa juga membocorkan rencana besar bagi warga Palembang. Pemerintah Kota berencana menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia di lokasi ikonik, yakni pinggiran Sungai Musi. “Kita ingin suasana Piala Dunia nanti bisa dinikmati semua warga dengan latar Jembatan Ampera,” tambahnya.

Drama Tujuh Gol

Jalannya pertandingan sendiri berlangsung sengit meski dibalut nuansa santai. Korpri All Star langsung menggebrak lewat gol cepat dari dalam kotak penalti. Namun, David FC tak tinggal diam. Penetrasi tajam mereka memaksa pemain Korpri melakukan pelanggaran di area terlarang. Sang kapten David FC dengan dingin mengeksekusi penalti, mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.

Baca juga  Penentuan Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang Menanti Persetujuan Kemendagri

Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Saling balas gol terjadi hingga skor sempat menyentuh angka 2-2. Korpri All Star yang mulai mendominasi lini tengah akhirnya berhasil melesat dengan dua gol beruntun, menjauhkan kedudukan menjadi 4-2.

David FC sempat memberikan perlawanan terakhir lewat skema serangan balik cepat dari sayap kiri yang membuahkan gol di penghujung laga. Namun, peluit panjang keburu berbunyi. Korpri All Star keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3.

Laga eksibisi ini membuktikan bahwa di balik seragam dinas, para aparatur sipil negara di Palembang masih memiliki semangat kompetisi yang sehat. Lebih dari itu, stadion pagi itu menjadi ruang bagi pemerintah untuk lebih dekat dengan komunitas olahraga lewat cara yang paling sederhana: bermain bola bersama. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.