Penyalahgunaan narkotika tetap menjadi ancaman laten bagi masa depan generasi muda di Bumi Caram Seguguk. Melalui penguatan sinergi dengan BNNP Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir mencoba merumuskan langkah konkret untuk menutup celah peredaran gelap di wilayah tersebut.
INDRALAYA, NUSALY – Posisi geografis Kabupaten Ogan Ilir yang strategis sebagai gerbang lintas Sumatera membawa konsekuensi tersendiri terhadap kerentanan peredaran gelap narkotika. Menyadari ancaman yang terus mengintai, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar melakukan konsolidasi strategis dengan menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, Brigjen Pol Hisar Siallagan, Selasa (21/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Audiensi Bupati Ogan Ilir ini bukan sekadar silaturahmi formal birokrasi. Agenda utamanya adalah membedah peta kerawanan wilayah dan menyelaraskan langkah dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Fokusnya jelas: bagaimana pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bisa berjalan dalam irama yang sama.
Bagi Panca, narkoba adalah perusak fondasi pembangunan manusia yang paling efektif jika tidak dicegah sejak dini. “Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BNN menjadi kunci. Kita tidak bicara soal penangkapan saja, tapi bagaimana melindungi masyarakat, khususnya anak-anak muda kita, agar memiliki imunitas terhadap ancaman narkotika,” tegasnya.
Edukasi sebagai Instrumen Preventif
Komitmen Pemkab Ogan Ilir dalam mendukung P4GN diterjemahkan melalui berbagai kanal, mulai dari program edukatif di sekolah hingga penguatan peran desa. Dalam audiensi tersebut, dibahas mengenai perlunya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan dinas pendidikan, dinas kesehatan, hingga perangkat kecamatan untuk melakukan deteksi dini.
Langkah preventif dinilai jauh lebih efektif daripada tindakan kuratif. Panca menekankan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh, baik secara regulasi maupun koordinasi di lapangan, guna memastikan program BNN bisa mendarat dengan tepat hingga ke pelosok desa.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian BNNP Sumsel. Fokus kita adalah menciptakan lingkungan yang sehat dan aman. Masa depan Ogan Ilir bergantung pada sejauh mana kita mampu menjauhkan generasi saat ini dari jerat narkoba,” tambahnya.
Menutup Celah Peredaran Gelap
Brigjen Pol Hisar Siallagan menyambut baik kesiapan Pemkab Ogan Ilir. Sinergi ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak para sindikat yang sering memanfaatkan jalur-jalur logistik di Ogan Ilir. Penguatan intelijen kemasyarakatan dan pelaporan yang responsif dari tingkat bawah menjadi salah satu strategi yang akan diintensifkan ke depan.
Melalui langkah konkret dan berkelanjutan ini, audiensi tersebut diharapkan tidak berhenti di meja rapat. Implementasi kebijakan P4GN di lapangan akan menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga modal sosial terbesarnya, yakni sumber daya manusia yang bersih dari narkotika.
Membangun infrastruktur memang penting, namun menjaga “jiwa” dan kesehatan generasi penerus dari ancaman narkoba adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar bagi keberlangsungan Ogan Ilir. (dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





