Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Peristiwa Terkini

Warga Kayuagung Cemas Buaya Muncul Berulang Kali di Dekat Masjid Agung Solihin

×

Warga Kayuagung Cemas Buaya Muncul Berulang Kali di Dekat Masjid Agung Solihin

Sebarkan artikel ini
Warga Kayuagung Cemas Buaya Muncul Berulang Kali di Dekat Masjid Agung Solihin
BPBD OKI minta warga Kayuagung setop aktivitas di Sungai Komering setelah buaya muncul di Kelurahan Sidakersa. Jangan mandi dan mancing malam hari. Dok. BPBD OKI

Kemunculan buaya di aliran Sungai Komering, Kelurahan Sidakersa, membuat heboh warga Kayuagung. Mengingat debit air yang sedang pasang, warga kini dilarang keras beraktivitas di tepian sungai guna menghindari serangan predator tersebut.

KAYUAGUNG, NUSALY – Aktivitas mandi dan mencuci di bantaran Sungai Komering, tepatnya di sekitar Masjid Agung Solihin, mendadak sepi.

Penyebabnya adalah kehadiran seekor buaya liar yang mulai menampakkan diri ke permukaan. Laporan warga menyebutkan hewan berdarah dingin itu sudah terlihat sejak Jumat (8/5/2026) sore.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) langsung meluncur ke lokasi.

Dari penelusuran di lapangan, predator air tersebut ternyata bukan cuma sekali muncul, melainkan sudah dua kali terlihat oleh warga sejak pagi hari.

Jangan Nekat Mandi di Sungai

Kondisi air sungai yang tengah naik menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Plt Kepala BPBD OKI, Nova Triyussanto, meminta warga untuk menahan diri dan tidak nekat masuk ke air.

Ruang gerak buaya yang semakin luas saat air pasang membuat risiko serangan menjadi sangat tinggi.

“Laporannya masuk sekitar jam empat sore tadi. Kami imbau warga jangan dulu mandi atau berenang di sungai. Apalagi mancing sendirian saat malam hari, itu sangat berbahaya,” tegas Nova di Kayuagung.

Penempatan lokasi kemunculan yang berada di pemukiman padat membuat peringatan ini menjadi krusial. Karakteristik air Komering yang tenang sering kali menipu, seolah tidak ada ancaman di balik permukaannya yang sunyi.

Anak-anak Menjadi Fokus Pengawasan

Selain pelarangan aktivitas harian, BPBD juga menitipkan pesan khusus bagi para orang tua. Anak-anak yang biasanya gemar bermain air di dermaga atau tepian sungai kini harus diawasi ketat.

Insting buaya yang sulit ditebak bisa menjadi ancaman nyata, terutama saat matahari mulai tenggelam.

Masyarakat diminta segera menjauh jika melihat riak air yang mencurigakan. Jangan coba-coba melakukan tindakan mandiri yang bisa memicu agresivitas hewan tersebut.

Pihak berwenang kini terus memantau situasi di Kelurahan Sidakersa sembari menunggu koordinasi lebih lanjut untuk pengamanan area sungai.

Bagi warga bantaran, Sungai Komering memang nadi kehidupan. Namun untuk saat ini, keselamatan nyawa harus lebih diutamakan daripada kenyamanan rutinitas.

Keberadaan predator di tengah pemukiman adalah pengingat bahwa alam punya cara sendiri untuk menunjukkan kehadirannya di tengah-tengah manusia. (puputzch)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.