Lansekap ikonik Jembatan Ampera kini tak lagi hanya menjadi jalur penghubung aktivitas ekonomi dan transportasi. Melalui uji coba ketiga Car Free Day, Pemerintah Kota Palembang berhasil menyulap bentang jembatan bersejarah tersebut menjadi ruang publik yang hidup, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi magnet baru bagi pelancong dari luar Sumatera Selatan.
PALEMBANG, NUSALY – Mentari pagi di atas Sungai Musi pada Minggu (10/5/2026) menyuguhkan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Di atas aspal Jembatan Ampera yang biasanya riuh oleh deru mesin kendaraan, kini ribuan warga tumpah ruah merayakan kebebasan bergerak.
Langkah-langkah santai para pelari, putaran roda sepeda komunitas, hingga canda tawa keluarga menjadi denyut nadi baru bagi simbol kebanggaan masyarakat Palembang tersebut.
Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si., yang hadir langsung memantau jalannya uji coba ketiga Car Free Day (CFD) ini, mendapati kenyataan yang melampaui ekspektasi.
Daya tarik CFD Ampera ternyata telah melintasi batas kota. Pengunjung tidak lagi didominasi warga lokal, melainkan juga wisatawan yang sengaja datang dari Pagar Alam, Muratara, Bangka Belitung, hingga Banjarmasin.
“Alhamdulillah, antusiasme ini sungguh luar biasa. Ampera kini bukan sekadar tempat melintas, tapi sudah menjelma menjadi destinasi wisata yang dinantikan banyak orang,” ungkap Ratu Dewa di tengah kehangatan interaksinya bersama warga.
Membangun Budaya Hidup Sehat dan Bahagia
Melihat kesuksesan yang konsisten ini, Pemerintah Kota Palembang menyatakan komitmennya untuk mematenkan CFD Ampera sebagai agenda rutin setiap pekan.
Bagi Ratu Dewa, penyediaan ruang publik yang sehat dan menyenangkan adalah investasi sosial untuk menciptakan masyarakat yang lebih bahagia. Agenda yang semula hanya digelar setahun sekali kini diproyeksikan menjadi budaya baru yang mempererat silaturahmi antarwarga.
Komitmen ini tentu menuntut kesiapan manajerial yang matang. Di balik keriuhan di atas jembatan, terdapat orkestrasi teknis yang melibatkan sinergi lintas instansi.
Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polrestabes Palembang telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang dinamis sejak dini hari untuk memastikan mobilitas kota tetap terjaga meski urat nadi utama ditutup sementara.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Heriyanto, menegaskan bahwa evaluasi dari uji coba sebelumnya menjadi modal penting dalam meminimalisir kepadatan di jalur alternatif seperti Jembatan Musi IV dan Musi VI.
Dengan mengerahkan lebih dari 100 personel, arus kendaraan di titik-titik krusial tetap terkendali tanpa kemacetan yang berarti.
Sinergi Keamanan dan Kenyamanan Publik
Keberhasilan CFD kali ini juga merupakan buah dari sosialisasi masif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Penempatan personel gabungan dari Satpol PP hingga aparat kecamatan di lapangan memastikan ketertiban tetap terjaga di tengah ribuan massa.
Kesigapan ini mendapat dukungan dari berbagai tokoh masyarakat yang melihat pentingnya menjaga citra Jembatan Ampera sebagai ikon yang tertib dan nyaman.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumsel, AKBP Farida, memastikan bahwa koordinasi di lapangan berjalan fleksibel mengikuti dinamika volume kendaraan.
Langkah-langkah antisipatif ini diambil agar masyarakat yang tidak mengikuti CFD tetap dapat menjalankan aktivitas mereka tanpa hambatan besar.
Di sela-sela peninjauan, Ratu Dewa sempat menyampaikan permohonan maaf atas penutupan sementara akses jembatan yang mungkin mengganggu kenyamanan sebagian pengguna jalan.
Namun, ia menekankan bahwa dukungan masyarakat adalah kunci untuk menjadikan Jembatan Ampera sebagai salah satu ruang publik paling hidup di Indonesia.
Kini, rencana peresmian reguler CFD Ampera sedang dimatangkan dengan penuh kecermatan.
Jika narasi positif ini terus terjaga, Jembatan Ampera tidak hanya akan dikenal sebagai monumen sejarah, tetapi juga sebagai wajah baru Palembang yang lebih humanis, segar, dan membanggakan bagi siapa pun yang berkunjung ke Kota Pempek. (desta)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang





