Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

Ucapan HUT Bhayangkara ke 80 Wakil Ketua I DPRD OKU

Banner HUT Bhayangkara ke 80 Sekda OKU
Pendidikan

Delapan Siswa SMAN 5 OKU Melaju ke OSN Provinsi, Pembinaan Tak Bertumpu pada Satu Bidang

×

Delapan Siswa SMAN 5 OKU Melaju ke OSN Provinsi, Pembinaan Tak Bertumpu pada Satu Bidang

Sebarkan artikel ini
Delapan Siswa SMAN 5 OKU Melaju ke OSN Provinsi, Pembinaan Tak Bertumpu pada Satu Bidang
SMAN 5 OKU meloloskan delapan siswa dari lima bidang studi berbeda ke OSN-P 2026. Dok. Nusaly.com

Keberhasilan menempatkan wakil pada lima cabang keilmuan yang berbeda mencerminkan pembinaan sekolah yang tidak berpusat pada satu mata pelajaran unggulan saja.

BATURAJA, NUSALY – Sebanyak delapan siswa SMA Negeri 5 Ogan Komering Ulu (OKU) dipastikan melaju ke Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) tahun 2026. Capaian ini diraih setelah mereka melewati tahapan seleksi tingkat kabupaten pada lima bidang studi yang berbeda, mulai dari Matematika, Fisika, Informatika, Geografi, hingga Ekonomi.

Di banyak sekolah, pembinaan olimpiade masih bertumpu pada bidang tertentu karena dipengaruhi ketersediaan guru pendamping ataupun rekam jejak prestasi sebelumnya.

Regenerasi pembina pun kerap menjadi tantangan dalam menjaga kesinambungan prestasi. Di SMAN 5 OKU, sebaran peserta yang lolos pada lima bidang berbeda memberi indikasi bahwa pembinaan mulai berkembang pada lebih banyak cabang keilmuan.

Data hasil seleksi mencatat tiga siswa lolos pada bidang Matematika, hal itu diikuti dua siswa pada bidang Ekonomi, sementara Fisika, Informatika, dan Geografi masing-masing menyumbang satu peserta.

Bagi sekolah di luar pusat-pusat pendidikan yang lebih mapan, keberhasilan meloloskan peserta hingga tingkat provinsi tidak hanya menjadi kebanggaan institusi. Capaian tersebut juga memperlihatkan bahwa ruang pembinaan talenta sains dapat tumbuh melalui proses pembinaan yang konsisten di daerah.

Kepala SMAN 5 OKU Ismakun Ranau Wijaya mengonfirmasi capaian akademis tersebut. Dalam memberikan pendampingan, pihak sekolah mengarahkan para siswa untuk lebih mengutamakan pemahaman materi dasar secara mendalam, ketimbang sekadar menghafal pola soal demi mengejar target kompetisi.

“Kami selalu mengingatkan anak-anak bahwa tugas belajar bukan mencari jawaban paling cepat, melainkan memahami mengapa sebuah jawaban bisa benar. Karena itu kami meminta mereka terus bertanya ‘kenapa’ dan ‘bagaimana’. Kalau rasa ingin tahu itu tetap hidup, prestasi biasanya mengikuti,” ujar Ismakun saat dihubungi dari Baturaja, Senin (6/7/2026).

Tidak sedikit sekolah yang mengembangkan pembinaan olimpiade melalui guru-guru yang memiliki pengalaman spesifik pada bidang tertentu. Karena itu, regenerasi pembina sering menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kesinambungan prestasi.

Sebaran peserta yang lolos pada lima bidang berbeda di SMAN 5 OKU memberi gambaran bahwa pembinaan mulai berkembang pada lebih banyak cabang keilmuan.

Makna dan Portofolio Akademik

Dalam beberapa tahun terakhir, OSN tidak lagi dipandang sekadar ajang mencari medali atau piagam penghargaan. Rekam jejak prestasi pada kompetisi nasional kini menjadi salah satu portofolio akademik yang diperhitungkan ketika siswa mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Karena itu, keberhasilan menembus tingkat provinsi memberi nilai tambah yang tidak hanya dirasakan oleh institusi sekolah, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi masa depan pendidikan para siswa.

Keberhasilan melewati tahapan pertama ini diraih melalui seleksi OSN tingkat Kabupaten (OSN-K) 2026 yang dikelola oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Dengan jumlah peserta yang mendekati 300.000 murid di seluruh Indonesia, lolos dari seleksi tingkat kabupaten menunjukkan bahwa para siswa mampu melewati tahap awal penyaringan sebelum bersaing di level provinsi.

Berdasarkan data resmi pihak sekolah, delapan siswa SMAN 5 OKU yang akan menjadi wakil daerah di ajang OSN-P 2026 adalah:

  • Mata Pelajaran Matematika: Nabila Amanda, Niken Ayu Perdana, dan Baruna Almahdi
  • Mata Pelajaran Ekonomi: Nurul Khotimah dan Anggun Safira Miranda
  • Mata Pelajaran Fisika: Dinda Kurniati
  • Mata Pelajaran Informatika: Ananda Tan
  • Mata Pelajaran Geografi: Keyla Dwiana

Memetakan Langkah Lanjutan

Setelah hasil seleksi tingkat kabupaten ini diumumkan, SMAN 5 OKU kini mulai menyusun program pendampingan lanjutan bagi delapan siswa tersebut sebelum mereka bertolak menuju kompetisi tingkat regional.

Seleksi tingkat provinsi memang menjadi target berikutnya. Namun, bagi SMAN 5 OKU, tahapan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menguji sejauh mana budaya belajar yang dibangun melalui rasa ingin tahu, kedalaman memahami konsep, dan pembinaan lintas bidang mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang