DPC KSPSI Kabupaten OKU periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Baturaja dengan dorongan mengedepankan dialog musyawarah demi menjaga ketenangan kerja dan iklim investasi.
BATURAJA, NUSALY — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu menekankan pentingnya penguatan hubungan industrial yang harmonis antara buruh, pemilik usaha, dan pemerintah daerah.
Langkah ini dinilai kunci utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus menjamin peningkatan kesejahteraan tenaga kerja di wilayah OKU.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah OKU Alva Elan saat membacakan sambutan tertulis Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dalam acara Pengukuhan dan Pelantikan DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten OKU periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Baturaja, Kamis (3/9/2026).
Dalam struktur organisasi yang baru dikukuhkan tersebut, Rizki Aidil Fitri resmi menjabat sebagai Ketua DPC KSPSI OKU, didampingi Candra Setiawan sebagai Sekretaris dan Febri Ardi sebagai Bendahara.
Pemkab OKU menilai keberadaan serikat pekerja memiliki peran vital sebagai mitra pemerintah dan dunia usaha dalam mengawal roda pembangunan daerah.
“Pekerja merupakan unsur penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, serikat pekerja kami pandang sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha,” ujar Sekda OKU Alva Elan membacakan arahan Bupati.
Hubungan industrial di tingkat tapak diharapkan tidak lagi mengedepankan pola konflik, melainkan mengutamakan ruang dialog dan profesionalisme. Pertumbuhan sektor usaha di Ogan Komering Ulu harus berjalan seiring dengan pemenuhan hak-hak pekerja, mulai dari jaminan keselamatan kerja hingga perlindungan sosial.
Tantangan ketenagakerjaan daerah ke depan membutuhkan penyelesaian bersama, terutama dalam hal peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar mampu berserap di industri lokal.
“Jadilah organisasi yang hadir untuk memberikan solusi, bukan sekadar menyampaikan persoalan. Jadilah jembatan komunikasi yang mempererat hubungan antara pekerja, perusahaan dan pemerintah,” tambahnya.
Melalui sinergi tiga pihak ini, Pemkab OKU optimistis ketenangan berusaha dapat terjaga sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan kerja baru bagi warga lokal. (radit)












