Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana hentikan agenda olahraga pagi demi selamatkan pejalan kaki yang terhenti di pinggir Jalan Raya Muaradua.
MUARADUA, KOMPAS — Ruang publik yang aman bagi pejalan kaki kembali menjadi sorotan di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Sebuah aksi spontan dilakukan Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana saat tengah melaksanakan olahraga pagi di sepanjang Jalan Raya Muaradua–Pulau Beringin, Sabtu (4/4/2026). Di tengah arus lalu lintas yang mulai padat, Kapolres menemukan seorang warga dalam kondisi membutuhkan pertolongan tepat di bibir jalan yang rawan kecelakaan.
Warga tersebut diketahui bernama Idli (57), penduduk Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Sandang Aji. Melihat posisi Idli yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, AKBP I Made Redi Hartana didampingi Kasat Intelkam AKP Arie Gusman langsung mengambil langkah evakuasi. Langkah ini dilakukan guna memastikan keselamatan nyawa warga sebelum potensi insiden lalu lintas terjadi.
Kepedulian di Ruang Publik
Proses evakuasi dilakukan dengan memboyong Idli ke Mako Polres OKU Selatan untuk mendapatkan penanganan awal dan memastikan kondisinya stabil. Tak berhenti di situ, personel Samapta Polres OKU Selatan kemudian dikerahkan untuk mengantarkan Idli kembali ke kediamannya dan menyerahkannya langsung kepada pihak keluarga di Buay Sandang Aji.
“Kami langsung menghampiri dan mengevakuasi warga tersebut ke Mako demi keselamatannya. Selanjutnya, personel Samapta mengantarkan beliau kembali ke rumah untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar AKBP I Made Redi Hartana, Sabtu pagi.
Kehadiran fisik pimpinan kepolisian di tengah masyarakat pada momen-momen tak terduga seperti ini dianggap efektif dalam memperkuat kepercayaan publik. Tindakan sigap ini mengirimkan pesan bahwa pengawasan keamanan tidak hanya dilakukan di balik meja, tetapi juga merespons dinamika di lapangan secara langsung.
Imbauan Keselamatan Jalan
Selain melakukan evakuasi, Kapolres juga menyisipkan pesan edukasi bagi para pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya. Mengingat kontur jalan raya di OKU Selatan yang dinamis dengan arus kendaraan yang cukup kencang, aktivitas terlalu dekat dengan badan jalan sangat berisiko memicu kecelakaan fatal.
“Untuk menghindari risiko kecelakaan, kami mengimbau masyarakat atau pejalan kaki untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan badan jalan. Keselamatan bersama adalah prioritas kita di ruang publik,” tegasnya.
Aksi cepat di Jalan Raya Muaradua ini menjadi pengingat pentingnya kepekaan aparat terhadap kondisi warga di sekitarnya. Dengan langkah sederhana namun berdampak nyata, institusi Polri berupaya terus hadir sebagai pelindung yang sigap dalam menjaga rasa aman di tengah masyarakat Bumi Serasan Sekate. (andi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





