Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

MotoGP

Ancaman Aprilia dan Upaya Ducati Menemukan Kembali “Kompas” di Jerez

×

Ancaman Aprilia dan Upaya Ducati Menemukan Kembali “Kompas” di Jerez

Sebarkan artikel ini
Ancaman Aprilia dan Upaya Ducati Menemukan Kembali "Kompas" di Jerez
Hasil FP1 MotoGP Jerez 2026: Fabio Di Giannantonio pimpin dominasi Ducati. Dok. Crash.net

Dominasi Ducati selama empat tahun terakhir di MotoGP mendapat tantangan serius dari Aprilia di awal musim 2026. Hasil FP1 GP Spanyol menjadi sinyal awal kebangkitan Borgo Panigale, meski keunggulan teknis RS-GP pada area pengereman masih membayangi.

JEREZ, NUSALY – Setelah jeda hampir satu bulan akibat penundaan GP Qatar, hiruk-pikuk MotoGP kembali menggema di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Jumat (24/4/2026). Sesi latihan bebas pertama (FP1) GP Spanyol menjadi panggung bagi Fabio Di Giannantonio yang memimpin sapu bersih tiga besar oleh penunggang Ducati. Namun, di balik catatan waktu tercepat tersebut, tersimpan kegelisahan nyata di paddock pabrikan asal Bologna itu.

Pebalap VR46, Fabio Di Giannantonio, mengunci posisi teratas dengan catatan waktu 1 menit 36,954 detik setelah melakukan serangan di menit-menit akhir menggunakan ban medium baru. Ia unggul 0,288 detik dari rekan setimnya, Franco Morbidelli, disusul Alex Marquez (Gresini) di posisi ketiga.

Meskipun Ducati mendominasi lima besar sesi ini—termasuk pemimpin klasemen Marco Bezzecchi di posisi keempat dan Marc Marquez di posisi kelima—kenyataan di lapangan tidak sesederhana itu. Mayoritas catatan waktu terbaik Ducati diraih dengan bantuan ban segar, sementara Aprilia masih dianggap memiliki paket motor tercepat saat ini.

Mengejar Ketertinggalan Elektronik

Dominasi Aprilia melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin di tiga seri pembuka musim ini memaksa sang “profesor” Gigi Dall’Igna bekerja lembur di Borgo Panigale. Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, secara terbuka mengakui bahwa pabrikan Noale telah melompati mereka dalam hal pengembangan.

“Aprilia menunjukkan langkah maju yang besar, sementara jujur saja, kami tidak. Gigi dan para insinyur telah menganalisis data dari tiga balapan awal dan kami menemukan sesuatu pada sisi elektronik,” ungkap Tardozzi di pit lane.

Kelemahan utama Desmosedici GP26 saat ini terdeteksi pada fase akhir pengereman dan saat motor mulai memasuki tikungan (corner entry). Pada area inilah Aprilia RS-GP dianggap superior, memberikan kepercayaan diri lebih bagi para pebalapnya untuk melakukan serangan balik. Pembaruan elektronik yang dibawa ke Jerez akhir pekan ini diharapkan menjadi obat instan sebelum paket komponen mekanis baru diuji pada tes resmi hari Senin mendatang.

Drama Jorge Martin dan Kesulitan Bagnaia

Sesi FP1 juga diwarnai insiden unik dari Jorge Martin. Pebalap yang kini membela Aprilia itu kembali mengalami kecelakaan saat sesi sudah berakhir—mengulang drama serupa di Austin. Martin terjatuh saat melakukan outlap menuju grid untuk latihan start (practice start). Meski berjalan tanpa cedera, insiden ini menjadi catatan bagi konsentrasi Martin di tengah performa motornya yang sedang di puncak.

Di sisi lain, juara bertahan Pecco Bagnaia masih tampak bergelut dengan masalah teknis. Bagnaia mengeluhkan kesulitan menghentikan laju motornya dan harus puas mengakhiri sesi di posisi ke-11. Masalah stabilitas pada area pengereman yang dikeluhkan Tardozzi tampaknya paling dirasakan oleh pebalap utama tim pabrikan tersebut.

Jerez, yang secara historis merupakan lintasan yang bersahabat bagi karakter Ducati, akan menjadi medan pembuktian apakah pembaruan elektronik ini mampu membendung laju Aprilia. Dengan kembalinya Marc Marquez dalam kondisi fisik yang lebih bugar dan keberanian rookie Pedro Acosta (KTM) yang menempati posisi kedelapan, GP Spanyol 2026 menjanjikan pertarungan taktis yang jauh lebih kompleks daripada sekadar adu kencang di lintasan lurus. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.