Kodim 0402/OKI mengoptimalkan program TMMD Ke-128 untuk merehabilitasi lima unit rumah warga prasejahtera guna menghadirkan hunian layak sekaligus memperkuat ketahanan sosial di pelosok Ogan Komering Ilir.
OGAN KOMERING ILIR, NUSALY – Bagi Mbah Sutriyah, warga Dusun 1 Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, dinding papan yang mulai lapuk dan atap yang kerap bocor bukan lagi sekadar beban harian.
Harapan untuk memiliki tempat bernaung yang lebih manusiawi kini mulai mewujud melalui kehadiran para prajurit TNI di desanya. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128, rumah reot miliknya kini tengah bersalin rupa menjadi bangunan yang lebih kokoh.
Sejak dimulainya operasi bakti ini, suasana di Desa Pematang Sukatani berubah menjadi pusat aktivitas kegotongroyongan. Sebanyak lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi prioritas utama pembangunan fisik dalam agenda TMMD Ke-128 oleh Kodim 0402/OKI.
Hingga Rabu (6/5/2026), progres pengerjaan menunjukkan percepatan yang signifikan, memberikan kepastian bagi warga penerima manfaat bahwa hunian mereka akan selesai tepat waktu.
Manifestasi Kemanunggalan
TMMD Ke-128 bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur biasa. Program ini merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan yang sering kali luput dari skema pembangunan reguler.
Rehabilitasi rumah warga menjadi salah satu pilar krusial karena menyentuh langsung aspek paling dasar dari kesejahteraan masyarakat: keamanan dan kesehatan tempat tinggal.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-128 Kodim 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, menjelaskan bahwa keberhasilan di lapangan merupakan hasil dari sinergi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi warga.
“Program TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami optimis seluruh sasaran dapat selesai dengan kualitas yang baik,” tegas Gunawan.

Transformasi Kualitas Hidup
Dampak psikologis dan sosial dari program ini dirasakan mendalam oleh warga seperti Mbah Sutriyah. Rasa haru terpancar saat ia melihat rumahnya yang dahulu memprihatinkan, kini perlahan menjadi hunian yang aman.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki rumah saya. Sekarang jadi lebih bagus dan nyaman,” tuturnya dengan suara lirih namun penuh syukur.
Bagi warga Mesuji Makmur, renovasi ini lebih dari sekadar perbaikan bangunan; ini adalah pemulihan martabat.
Rumah yang layak dan sehat diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap stabilitas ekonomi keluarga dan kesehatan penghuninya, yang pada akhirnya akan memperkuat struktur ketahanan desa secara keseluruhan.
Investasi Sosial Berkelanjutan
TMMD Ke-128 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi bukti bahwa pendekatan terpadu antara militer dan sipil masih menjadi solusi efektif dalam mengatasi ketertinggalan infrastruktur desa.
Melalui kerja lapangan yang intensif, hubungan emosional antara prajurit dan rakyat pun semakin erat, menciptakan modal sosial yang penting bagi kedaulatan wilayah.
Keberhasilan rehabilitasi lima unit RTLH di Pematang Sukatani ini menjadi tolok ukur pengabdian TNI yang melampaui tugas pertahanan.
Di sela-sela dinding rumah yang baru dibangun, tertanam komitmen untuk terus mendampingi rakyat kecil, memastikan bahwa pembangunan di pelosok negeri tidak hanya sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar terasa di dalam hangatnya rumah-rumah warga. (dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





