Scroll untuk baca artikel
DPRD OI

Basri M Zahri Desak Tebas Bayang Jalan Simpang BRK Tambang Rambang Demi Keselamatan Warga

×

Basri M Zahri Desak Tebas Bayang Jalan Simpang BRK Tambang Rambang Demi Keselamatan Warga

Sebarkan artikel ini
Basri M Zahri Desak Tebas Bayang Jalan Simpang BRK Tambang Rambang Demi Keselamatan Warga
INTERUPSI INFRASTRUKTUR DAPIL IV — Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir dari Dapil IV Basri M Zahri menyampaikan interupsi mendesak terkait pembersihan semak belukar (tebas bayang) di ruas jalan Simpang BRK menuju Tambang Rambang dalam Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir di Indralaya. Aspirasi keselamatan warga tersebut langsung direspon tegas oleh Bupati Panca Wijaya Akbar. (DOK. HUMAS DPRD OGAN ILIR/NUSALY)

Anggota DPRD Ogan Ilir dari Dapil IV Basri M Zahri menyuarakan aspirasi mendesak terkait kondisi ruas jalan Simpang BRK menuju Tambang Rambang yang tertutup semak belukar dan memicu kecelakaan. Aspirasi tersebut langsung direspon cepat oleh Bupati Panca Wijaya Akbar dalam Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir.

INDRALAYA, NUSALY – Komitmen jajaran legislatif dalam mengawal keselamatan dan kenyamanan infrastruktur wilayah kembali disuarakan secara tegas di ruang sidang parlemen. Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Lubuk Keliat, Muara Kuang, and Rambang Kuang, Basri M Zahri, S.Pd., M.Si., menyampaikan interupsi penting terkait kondisi jalan kabupaten yang tertutup semak belukar.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

Rapat paripurna yang beragenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Usul Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026 pada tingkat pembicaraan kedua tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir H. Edwin Cahya Putra, S.IP., didampingi Wakil Ketua II Ahmad Syafe’i, serta dihadiri langsung oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom.

Bahaya semak belukar

Dalam interupsinya, Basri M Zahri menyoroti secara khusus kondisi ruas jalan penghubung antara Simpang BRK hingga Tambang Rambang. Politisi Partai NasDem ini mengungkapkan bahwa ruas jalan tersebut kerap memicu kecelakaan lalu lintas akibat bahu jalan yang tertutup lebat oleh semak belukar.

Sebagai wakil rakyat yang turun langsung ke lapangan, Basri mengaku sempat menyaksikan insiden kecelakaan di lokasi tersebut dan turut membantu proses evakuasi korban bersama warga setempat ke rumah sakit.

“Saya Basri M Zahri, anggota DPRD Dapil IV memohon kepada Dinas PUPR, ruas jalan Simpang BRK – Tambang Rambang sering kecelakaan. Ini karena adanya semak belukar hampir menutupi jalan. Kami meminta agar segera dilakukan tebas bayang,” tegas Basri M Zahri di hadapan peserta sidang paripurna.

Menurutnya, penanganan pembersihan rumput liar dan semak belukar atau yang dikenal sebagai kegiatan tebas bayang sangat mendesak dilakukan guna meminimalisasi potensi kecelakaan serta memberikan rasa aman bagi para pengendara yang melintas.

Respons cepat eksekutif

Menanggapi kritik dan aspirasi konstituen yang disampaikan secara lugas oleh anggota dewan tersebut, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar memberikan respons cepat and instruksi langsung kepada jajaran perangkat daerah terkait.

Bupati langsung meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum and Penataan Ruang (PUPR) Ogan Ilir, Ruslan, untuk segera menerjunkan tim ke lapangan guna membersihkan semak belukar di ruas jalan yang dimaksud.

“Tolong Pak Kepala Dinas PU, Pak Ruslan, segera ditindaklanjuti ya. Pak Basri, kalau minggu ini belum ditindaklanjuti pihak PU, tolong lapor dengan saya,” tukas Bupati Panca menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam merespons pengawasan DPRD.

Sinergi harmonis antara legislatif and eksekutif ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan infrastruktur penunjang di berbagai kecamatan, demi mewujudkan aksesibilitas yang aman and nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. ***