Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramadan Pemkab MUBA

Banner Ramadan DPRD OKI

Banner Ramadan Perumda Tirta Ogan

Banner Ramadan Pemkab OKU Selatan
Kamtibmas

Ditpolairud Polda Sumsel Siagakan Ambulans Apung untuk Kawal Mudik Sungai

×

Ditpolairud Polda Sumsel Siagakan Ambulans Apung untuk Kawal Mudik Sungai

Sebarkan artikel ini
Ditpolairud Polda Sumsel Siagakan Ambulans Apung untuk Kawal Mudik Sungai
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho menegaskan bahwa kesiapan personel dan armada medis menjadi prioritas utama. Dok. Suherman/Nusaly.com

Keamanan jalur perairan di Sumatera Selatan menjadi atensi serius menjelang musim mudik Lebaran tahun ini. Ditpolairud Polda Sumsel menerjunkan puluhan kapal patroli canggih hingga layanan kesehatan gratis di dermaga guna menjamin keselamatan warga yang pulang kampung lewat jalur sungai.

PALEMBANG, NUSALY – Bagi masyarakat Sumatera Selatan, mudik bukan sekadar urusan jalur darat. Aliran Sungai Musi dan wilayah pesisir tetap menjadi jalur favorit sekaligus menantang bagi para pemudik yang ingin kembali ke kampung halaman. Menyadari potensi lonjakan mobilitas tersebut, Direktorat Polairud Polda Sumsel mengambil langkah ekstra ketat untuk menjamin keamanan di perairan.

Sebanyak 23 unit kapal patroli canggih telah disiagakan di titik-titik strategis. Namun, yang menarik pada pengamanan tahun ini adalah kehadiran fasilitas ambulans apung. Langkah ini diambil bukan sekadar untuk pengamanan dari sisi kriminalitas, melainkan juga sebagai bentuk layanan kemanusiaan guna mengantisipasi kondisi darurat medis di tengah sungai.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho menegaskan bahwa kesiapan personel dan armada medis menjadi prioritas utama. Pihaknya tidak ingin ada warga yang terkendala kesehatan saat berada di tengah perjalanan jauh menuju pelosok daerah.

“Keselamatan pemudik adalah harga mati bagi kami. Tidak hanya mengamankan jalur dari tindak kriminal, kami juga menyiagakan ambulans apung dan mendirikan klinik kesehatan di beberapa titik dermaga. Semua layanan kesehatan ini disediakan secara gratis,” ujar Heru Agung saat meninjau kesiapan armada di Palembang.

Memetakan Titik Rawan Kecelakaan

Kondisi geografis perairan Sumatera Selatan yang luas menuntut pemetaan wilayah yang presisi. Polairud mencatat beberapa zona yang membutuhkan pengawasan lebih intensif karena dianggap rawan kecelakaan air. Wilayah tersebut meliputi perairan Air Sugihan hingga Selat Bangka, perairan Sungsang, perairan Karang Agung, hingga jalur utama Sungai Musi menuju Muara Sungsang.

Kehadiran klinik kesehatan di dermaga-dermaga utama diharapkan bisa menjadi tempat beristirahat sekaligus pengecekan kesehatan ringan bagi pemudik. Sebelum melanjutkan perjalanan jauh yang memakan waktu berjam-jam di atas air, warga bisa memastikan kondisi fisiknya tetap prima.

Ambulans apung yang disiagakan pun tidak sekadar formalitas. Kapal medis ini dilengkapi dengan peralatan standar pertolongan pertama dan tim medis yang siap bergerak cepat jika terjadi situasi darurat di wilayah perairan yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Ketegasan Protokol Keselamatan

Di sisi lain, aspek penegakan hukum terhadap standar keselamatan angkutan air tetap diberlakukan secara ketat. Tim Subdit Gakkum Polairud secara konsisten memantau kelengkapan alat keselamatan pada setiap kapal penumpang maupun kapal cepat (speedboat).

Heru Agung memberikan imbauan keras kepada para pengusaha transportasi air dan nahkoda untuk tidak bermain-main dengan nyawa penumpang. Kepatuhan terhadap kapasitas muatan menjadi hal yang mutlak. Tidak boleh ada kapal yang melebihi kapasitas standar demi mengejar keuntungan di tengah arus mudik.

“Pengusaha transportasi air dan nahkoda wajib menyediakan life jacket bagi seluruh penumpang tanpa terkecuali. Kami akan pantau terus di lapangan,” tegasnya.

Melalui kombinasi pengawasan armada yang masif serta layanan kesehatan cuma-cuma, Ditpolairud Polda Sumsel berharap tradisi mudik perairan tahun ini dapat berjalan tanpa hambatan berarti. Keamanan dan kenyamanan pemudik diharapkan menjadi prioritas bersama agar setiap warga bisa sampai di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. (suherman)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!