Jajaran lintas komisi DPRD Kabupaten Ogan Ilir hadir mendampingi aliansi buruh KASBI dalam peringatan May Day 2026 yang berlangsung sejuk di Indralaya. Parlemen berkomitmen mengawal setiap poin tuntutan pekerja bersama pemangku kepentingan.
INDRALAYA, NUSALY – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berlangsung dengan atmosfer berbeda yang penuh kehangatan dan kental nuansa kekeluargaan. Momentum tahunan ini tidak hanya diisi dengan ruang penyampaian aspirasi, tetapi juga diwarnai dengan agenda doa bersama serta prosesi pemotongan tumpeng di kawasan wisata Tanjung Senai, Indralaya.
Ajang silaturahmi yang berlangsung damai tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir dari lintas komisi.
Pendampingan parlemen
Sejumlah wakil rakyat tampak larut dalam suasana kebersamaan bersama para pekerja yang tergabung dalam aliansi buruh Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Di antara anggota dewan yang hadir adalah Ketua Komisi IV Muhammad Iqbal, Ketua Komisi II Amir Hamzah, serta Sekretaris Komisi II Basri M. Zahri.
Kehadiran jajaran pimpinan komisi ini menjadi bentuk pendampingan dan penyerapan aspirasi secara langsung dari elemen buruh di Bumi Caram Seguguk.
Kawal tuntutan
Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir Muhammad Iqbal mengapresiasi tinggi kedewasaan dan ketertiban para buruh dalam menyampaikan tuntutan secara sejuk serta kondusif.
Iqbal menegaskan bahwa lembaga legislatif siap memfasilitasi dan mengawal poin-poin yang menjadi aspirasi para pekerja untuk dibahas bersama pihak-pihak terkait.
“Apapun yang menjadi poin tuntutan rekan-rekan buruh hari ini, lembaga legislatif berkomitmen untuk membahasnya terlebih dahulu bersama stakeholder terkait demi merumuskan solusi yang terbaik bagi semua pihak,” ujar Muhammad Iqbal, Sabtu (2/5/2026).
Simbol sinergi
Kegiatan peringatan May Day 2026 di kawasan Tanjung Senai ini turut disaksikan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir serta unsur Forkopimda, termasuk jajaran Polres Ogan Ilir. Kehadiran lintas unsur ini memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan terkendali.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa bersama secara tulus untuk keselamatan, peningkatan kesejahteraan pekerja, dan terciptanya iklim hubungan industrial yang harmonis di Ogan Ilir.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng secara gotong royong oleh perwakilan DPRD, pemkab, kepolisian, dan pimpinan serikat buruh. Pemotongan tumpeng ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus wujud komitmen DPRD Ogan Ilir untuk terus mengawal kebijakan pro-rakyat demi kesejahteraan buruh dan kemajuan ekonomi daerah. ***












