Melalui investasi kapasitas personel RPK dan pembinaan intensif 14 kelompok pemadam desa, PT Prime Agri Resources Tbk memperkokoh benteng pencegahan kebakaran lahan.
Komitmen terhadap perlindungan lanskap lingkungan dan keberlanjutan operasional terus diperkuat oleh jajaran manajemen korporasi kelapa sawit nasional.
Langkah nyata ini ditunjukkan melalui standardisasi sistem mitigasi bencana kebakaran secara mandiri maupun kolaboratif, guna memastikan seluruh ekosistem di sekitar wilayah operasional perusahaan terproteksi secara optimal dari ancaman musim kemarau.
Aksi kesiapsiagaan tersebut dipelopori oleh PT Prime Agri Resources Tbk (PT PAR) melalui penyelenggaraan Apel Siaga Kebakaran Hutan, Lahan, dan Kebun (Karhutlabun) 2026.
Kegiatan strategis yang dipusatkan di Lapangan Rajawali Kebun Hikmah Satu, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tersebut menjadi penanda peran aktif perusahaan dalam menyukseskan gerakan Global Volunteer Week (GVW) 2026 yang diinisiasi serentak di seluruh dunia oleh Posco International Group.
Pada tahun ini, program Pekan Relawan Global tersebut mengusung fokus keselamatan untuk semua (Safety for All) dengan tema spesifik aksi kolaborasi pencegahan kebakaran.
Melalui momentum ini, PT PAR mengambil inisiatif lini depan untuk mengintegrasikan kekuatan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) internal perusahaan dengan Kelompok Petani Peduli Api (KTPA) dari 14 desa binaan.
Aksi serentak dan masif
Investasi PT PAR dalam sektor perlindungan lingkungan ini tidak hanya bertumpu pada satu wilayah operasional saja.
Inspektur Apel Siaga yang juga menjabat sebagai GM Area II PT PAR, H. Helmi Abidin, menegaskan bahwa agenda tahunan ini diposisikan sebagai fondasi penting perusahaan dalam mengawal kebijakan nihil pembakaran (zero burning) di seluruh lini usaha korporasi.
Manajemen PT PAR menggerakkan program penguatan kapasitas ini secara masif di seluruh area operasional perusahaan yang tersebar di wilayah Sumatera hingga Kalimantan sepanjang rentang waktu tanggal 4 hingga 12 Juni 2026.
Aksi ini menjadi bukti nyata kepatuhan industri kelapa sawit terhadap pemenuhan standar tata kelola lingkungan yang berkelanjutan secara global.
Dalam pelaksanaan apel siaga, jajaran pimpinan PT PAR bersama unsur Tripika setempat turun langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap kesiapan fisik personel serta kelayakan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam kebakaran.
Evaluasi ketat ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada dan alat mekanis pemadam milik perusahaan berada dalam kondisi prima serta siap diterjunkan sewaktu-waktu.
Ketanggapan operasional tersebut langsung dibuktikan melalui simulasi taktis penanggulangan titik api pasca-apel.
Selain itu, sebagai wujud tanggung jawab sosial lingkungan jangka panjang, PT PAR juga membagikan dan menanam bibit pohon buah-buahan secara simbolis kepada 14 KTPA desa binaan guna mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus konservasi lahan.

Pelopor ruang kolaborasi
Sebagai korporasi yang mengedepankan prinsip keterbukaan, PT PAR juga memfasilitasi ruang diskusi ilmiah melalui gelaran Sarasehan Kesiapsiagaan Kebakaran.
Forum ini mempertemukan pandangan dari GM Area II PT PAR Alexander O. Purba bersama jajaran pimpinan wilayah dari Kecamatan Pedamaran Timur, kepolisian, TNI, hingga otoritas Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI.
Melalui sarasehan ini, PT PAR memosisikan diri sebagai jembatan yang menyatukan strategi taktis lintas sektor.
Perusahaan meyakini bahwa perlindungan lanskap perkebunan dari ancaman karhutlabun hanya bisa dicapai secara efektif jika pihak swasta, penegak hukum, dan masyarakat desa sekitar memiliki frekuensi komunikasi yang sama.
Guna menjaga kualitas performa tim di lapangan, rangkaian komitmen PT PAR ini ditutup dengan sesi penyegaran (refreshment) teknis pencegahan karhutlabun yang menghadirkan instruktur berkompeten.
Fokus utama pembekalan ini diarahkan pada keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang disiplin, serta penguasaan metode pemadaman yang efektif tanpa merusak struktur ekosistem tanah.

Agenda besar yang dipimpin oleh PT PAR ini dihadiri secara meluas oleh jajaran Camat dan Kapolsek dari wilayah Pedamaran Timur, Sungai Menang, Mesuji, Lempuing Jaya, dan Mesuji Raya, serta unsur pimpinan internal dari GM Area I, II, III, GM ACI, hingga para manajer dan staf korporasi.
Langkah integratif ini menegaskan posisi PT Prime Agri Resources Tbk sebagai penggerak utama investasi hijau yang berkelanjutan di Kabupaten OKI. (dhi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang




