Sekolah favorit di Baturaja ini memprioritaskan pelatihan guru agar pembelajaran tetap relevan, sekaligus memastikan proses seleksi siswa baru berjalan sesuai aturan.
BATURAJA, NUSALY – Kepala SMAN 1 OKU yang baru, Muhammad Nasir, S.Pd., M.M., menilai kemampuan guru beradaptasi dengan perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu tantangan dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, sekolah harus mengikuti perkembangan teknologi agar proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Menurut Nasir, AI dapat menjadi alat bantu belajar yang bermanfaat apabila digunakan sesuai kebutuhan. Sebaliknya, penggunaan yang tidak tepat justru dapat mengurangi kemampuan siswa dalam berpikir dan menyelesaikan persoalan secara mandiri.
“Kita harus menggunakan AI dalam pembelajaran sesuai dengan fungsinya. Karena itu, penting untuk menjelaskan sejak dini kepada siswa mengenai bahaya dan dampak AI jika disalahgunakan,” ujar Muhammad Nasir dalam wawancara tertulis bersama NUSALY, Senin (22/6/2026).
Untuk menjawab tantangan tersebut, sekolah menyiapkan peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan agar lebih melek teknologi dan mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman.
Fokus pada Guru, Disiplin, dan Sarana
Nasir, yang baru mulai bertugas di SMAN 1 OKU sejak 8 Juni 2026, menetapkan tiga prioritas yang akan menjadi fokus pembenahan di sekolah favorit tersebut. Ketiga fokus utama itu adalah peningkatan disiplin, peningkatan mutu guru, dan perbaikan sarana sekolah.
Ketiga aspek tersebut diharapkan mampu mendukung kualitas pembelajaran sekaligus mempertahankan prestasi sekolah, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Untuk menunjang prestasi tersebut, sekolah juga akan mengadakan pembinaan murid secara berkelanjutan.
Sementara itu, untuk pembentukan karakter dan integritas peserta didik, pihak sekolah akan memaksimalkan peran aktif siswa melalui wadah berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMAN 1 OKU.
“Visi utamanya adalah menjadikan SMAN 1 OKU lebih baik dan lebih unggul dalam setiap kegiatan pembelajaran,” kata Nasir.
Komitmen pada SPMB yang Sesuai Aturan
Selain tantangan internal mengenai adaptasi teknologi guru, SMAN 1 OKU saat ini juga tengah melaksanakan proses Penerimaan Siswa Baru atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Pelaksanaan SPMB di sekolah favorit selalu menjadi perhatian masyarakat. Menurut Muhammad Nasir, seluruh tahapan penerimaan siswa baru di SMAN 1 OKU dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) dan Peraturan Gubernur (Pergub) yang berlaku sehingga proses seleksi diharapkan berjalan objektif dan sesuai ketentuan.
Nasir juga mengajak orang tua untuk aktif mendampingi proses pendidikan anak di sekolah. Menurutnya, prestasi akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
“Mari bekerja sama, antara orang tua dan sekolah, dalam menciptakan murid yang tidak hanya berprestasi secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia,” ujarnya menutup keterangan. (radit)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang




