Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-81, jajaran Polsek Sosoh Buay Rayap mengambil langkah jemput bola dengan menyisir permukiman warga kurang mampu di wilayah pelosok Ogan Komering Ulu. Bukan sekadar seremonial pembagian sembako, aksi “door-to-door” ini menjadi instrumen kepolisian untuk meruntuhkan sekat birokrasi dan mendengar langsung denyut persoalan di tengah masyarakat.
BATURAJA, NUSALY – Terik matahari yang menyengat di Kecamatan Sosoh Buay Rayap tak menyurutkan langkah sejumlah personel kepolisian untuk keluar masuk gang sempit di pedesaan, Senin (4/5/2026). Sejak pukul 10.00 WIB, tim dari Polsek Sosoh Buay Rayap yang membawa paket kebutuhan pokok mulai mengetuk pintu rumah-rumah warga yang telah terdata sebagai penerima bantuan sosial (bansos).
Aksi ini merupakan rangkaian dari menyambut HUT Bhayangkara ke-81 yang diinisiasi oleh Polres OKU. Kapolsek Sosoh Buay Rayap, AKP Sunadir, menegaskan bahwa kehadiran mereka di tengah perkampungan bukan hanya untuk mengantar bantuan fisik, melainkan membawa misi kemanusiaan dan penguatan stabilitas keamanan desa.
Sentuhan Humanis di Garis Depan
Kapolsek Sosoh Buay Rayap, AKP Sunadir, melalui Kanit Binmas Aiptu Amir R dan personel Bhabinkamtibmas, membagikan paket sembako yang berisi minyak sayur, gula pasir, mi instan, hingga tepung terigu.
Menurut Sunadir, pemilihan paket sembako ini didasarkan pada kebutuhan mendasar dapur warga yang kerap mengalami fluktuasi harga di pasar lokal.
“Kegiatan pembagian bansos ini adalah wujud kepedulian nyata Polres OKU terhadap warga, khususnya di wilayah hukum Sosoh Buay Rayap. Kami menyadari bahwa kondisi ekonomi masyarakat di pedesaan memerlukan perhatian ekstra, dan Polri ingin hadir sebagai peringan beban tersebut,” ujar AKP Sunadir saat dikonfirmasi mengenai jalannya giat tersebut, Senin siang.
Ia menambahkan, momentum HUT Bhayangkara ke-81 ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri bagi institusi kepolisian agar semakin dekat dengan rakyat.
“Kami tidak ingin ada jarak antara polisi dan warga. Melalui bantuan yang mungkin sederhana ini, kami berupaya mempererat hubungan emosional. Polisi harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penegak hukum,” tegasnya.
Mendengar Aspirasi dari Teras Rumah
Strategi pembagian secara langsung ke rumah warga (door-to-door) dipilih AKP Sunadir agar bantuan lebih tepat sasaran sekaligus memberikan ruang bagi warga untuk berbicara.
Para Kanit dan Bhabinkamtibmas yang bertugas di lapangan juga melakukan pengumpulan keterangan (pulbaket) mengenai situasi keamanan di masing-masing desa.
“Bantuan sembako ini hanyalah stimulus. Yang lebih utama adalah komunikasi. Dengan kami datang langsung, warga merasa lebih nyaman untuk bercerita tentang kondisi lingkungan mereka. Harapannya, langkah ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk saling peduli dan menjaga keharmonisan di lingkungannya sendiri,” jelas Sunadir.
Komitmen Pelayanan Berkelanjutan
Kegiatan yang melibatkan jajaran Kanit Intel, Kanit Provos, hingga Kasium ini berakhir sekira pukul 11.15 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. Meski bantuan telah tersalurkan, AKP Sunadir menjamin bahwa koordinasi di lapangan tidak akan berhenti sampai di sini.
“Polsek Sosoh Buay Rayap akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan di lapangan guna mengetahui setiap perkembangan kegiatan di masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan terlindungi setiap saat,” tutup AKP Sunadir.
Melalui langkah preventif dan humanis ini, Polres OKU berupaya membangun citra kepolisian yang lebih responsif dan peduli, sejalan dengan semangat pengabdian Polri bagi masyarakat di Bumi Sebimbing Sekundang. (Jum Radit)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





