Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

Banner HUT OKU 116 Disdukcapil
Kamtibmas

Pencuri Meteran Air di Baturaja Timur Ditangkap

×

Pencuri Meteran Air di Baturaja Timur Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Pencuri Meteran Air di Baturaja Timur Ditangkap
olsek Baturaja Timur menangkap pemuda berinisial DR terkait dugaan pencurian meteran air PDAM di Kelurahan Kemalaraja. Dok. Humas Polres OKU

Pencurian meteran air tidak hanya merugikan pelanggan, tetapi juga menyebabkan kebocoran yang mengganggu distribusi air bersih. Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan pengamanan instalasi di lingkungan masing-masing.

BATURAJA, NUSALYKepolisian Sektor Baturaja Timur menangkap seorang pemuda yang diduga terlibat dalam pencurian meteran air milik pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Terduga pelaku berinisial DR (22), warga Kelurahan Tanjung Agung, diamankan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dari tangan DR, polisi menyita satu unit meteran air berbahan kuningan dengan nomor pelanggan 101345 yang diduga merupakan hasil pencurian.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas AKP Feri Zulfian mengatakan, pencurian meteran air tidak bisa dianggap sebagai tindak pidana biasa karena berdampak langsung terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Selain merugikan pemiliknya, pencurian meteran air juga menyebabkan kebocoran sehingga air terus mengalir dan terbuang percuma. Karena itu, kasus seperti ini menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Air Terbuang

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah toko milik Welly Saputra di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pencurian diduga berlangsung pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 02.25 WIB.

Meteran air yang terpasang di bagian depan ruko diduga dilepas dengan cara memotong sambungan pipa kuningan. Kejadian itu baru diketahui beberapa jam kemudian oleh Aisyah, seorang pedagang yang biasa berjualan di sekitar lokasi.

Saat tiba di depan ruko sekitar pukul 06.00 WIB, ia melihat air menggenang dan terus mengalir dari instalasi PDAM. Ia kemudian mencoba memeriksa sumber kebocoran tersebut dan mendapati meteran air sudah tidak berada di tempatnya.

Temuan itu langsung disampaikan kepada Fino, kerabat pemilik ruko, sebelum akhirnya diteruskan kepada korban. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan meteran air sekaligus harus menanggung kerusakan instalasi pipa. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Baturaja Timur dengan nomor laporan LP/B/128/VI/2026/SPKT/Sek.Bta Timur/Res.OKU/Polda Sumsel.

Pelaku Ditangkap

Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainuddin mengatakan, pelaku berhasil diamankan setelah petugas melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah identitas terduga pelaku diketahui, tim langsung melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Saat ini DR masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Baturaja Timur dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sesuai asas praduga tak bersalah, status hukum yang bersangkutan akan dibuktikan dalam proses persidangan.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik rumah maupun pelaku usaha, agar memberikan pengamanan tambahan pada instalasi meteran air yang berada di luar bangunan. Penggunaan pelindung besi, kotak pengaman, atau gembok dinilai dapat memperkecil peluang terjadinya pencurian serupa.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pencurian fasilitas seperti ini bukan hanya menimbulkan kerugian materi bagi pemilik, tetapi juga dapat mengganggu distribusi dan menyebabkan pemborosan air bersih apabila kebocoran tidak segera diketahui. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang