Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Korporasi

Tembus 1.857 Barel Minyak Per Hari, Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru di Musi Banyuasin

×

Tembus 1.857 Barel Minyak Per Hari, Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru di Musi Banyuasin

Sebarkan artikel ini
Tembus 1.857 Barel Minyak Per Hari, Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru di Musi Banyuasin
Sumur MJ-169 Pertamina EP Zona 4 di Babat Toman Muba berhasil temukan cadangan migas baru dengan potensi 1.857 barel minyak per hari. Dok. IST

Eksplorasi taktis di blok terisolasi secara geologis berhasil membongkar potensi “harta karun” hitam baru di ladang migas tua Sumatera Selatan. Penemuan ini menjadi angin segar bagi akselerasi target lifitng energi nasional.

MUBA, NUSALY – Upaya mengejar kemandirian energi nasional mendapatkan sokongan signifikan dari perut bumi Sumatera Selatan. Melalui penerapan teknologi pemetaan bawah permukaan yang rigid, struktur hulu migas di Kabupaten Musi Banyuasin terbukti masih menyimpan potensi cadangan minyak baru dengan tingkat produktivitas yang luar biasa tinggi.

Lompatan produksi tersebut dibukukan oleh PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 melalui keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 yang terletak di Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Keberhasilan operasi pemboran ini sekaligus menjadi tonggak sejarah krusial dibukunya kompartemen baru (new pool compartment) Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya sebagai cadangan migas masa depan.

Berdasarkan hasil uji alir awal (initial flow test) yang dilakukan pada Selasa (19/5/2026), sumur yang berada di bawah wilayah kerja Pertamina EP Ramba Field ini menunjukkan daya sembur potensi produksi hingga mencapai 1.857 barel minyak per hari (barrels of oil per day/BOPD).

Angka ini tergolong sangat besar untuk ukuran sumur pengembangan baru di lapangan yang telah lama berproduksi.

Melonjaknya pasokan dari Sumur MJ-169 ini dipastikan akan langsung memperkuat neraca produksi Pertamina EP Ramba Field. Tambahan masif ini memotong jarak pemenuhan target total produksi tahun 2026 yang dipatok sebesar 4.453 BOPD untuk wilayah kerja tersebut.

“Keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 ini berpotensi besar membuka peta pengembangan baru di kompartemen Utara-Timur Laut Mangunjaya. Ke depan, perusahaan akan terus melakukan eksekusi lapangan secara terukur dan berkelanjutan untuk memaksimalkan volume produksi mikro,” ujar General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto melalui keterangan resminya.

Membongkar sekat geologis perawan

Secara teknis bentang alam bawah permukaan, kawasan new pool compartment yang berhasil ditembus ini merupakan sebuah blok akumulasi hidrokarbon baru yang selama ini terisolasi secara geologis.

Meskipun berada di dalam lingkaran lapangan lama, area baru ini terpisah oleh perangkap patahan penyekat (fault sealing) dari blok produksi eksisting, yaitu Blok Central Mangunjaya.

Keberadaan kantong minyak rahasia ini pertama kali terendus melalui optimalisasi analisis data 3D Seismik MANJA yang diakuisisi pada tahun 2024 lalu. Sumur MJ-169 kemudian diusulkan secara agresif dengan target membidik reservoir batupasir PLB-G menggunakan konsep stratigrafi play.

Otoritas pengawas hulu migas mengonfirmasi bahwa lapisan batuan reservoir pada Sumur MJ-169 ini terdeteksi masih berada dalam kondisi tekanan perawan (pressure virgin).

Dengan tingkat ekivalen berat jenis (SG) berada di angka 0,985, karakteristik fluida di dalam kompartemen baru ini menjanjikan kesinambungan masa produksi yang stabil dalam jangka panjang.

“Capaian ini memberikan kontribusi yang sangat luar biasa untuk struktur produksi migas, khususnya di wilayah Sumatera bagian selatan. Tekanan yang masih perawan ini membuka peluang intervensi pemboran sumur-sumur pengembangan berikutnya di sekitar kompartemen tersebut,” kata Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Bambang Dwi Djanuarto.

Mitigasi sosial di tapak operasi

Proses penajakan Sumur MJ-169 yang memakan waktu relatif cepat—dimulai sejak 3 Mei 2026 hingga membuahkan hasil dalam kurun waktu kurang dari tiga pekan—tidak terlepas dari ketatnya manajemen risiko sosial di lapangan.

Sebelum menara bor didirikan, tim Relations PEP Zona 4 telah melakukan sosialisasi berlapis bersama masyarakat dan jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan di Mangunjaya.

Dukungan penuh dari komunitas lokal dan pemangku kebijakan di Babat Toman menjadi benteng utama kelancaran operasi di hulu. Sinergi ini memastikan tidak adanya kendala non-teknis yang berpotensi menghambat jalannya proyek strategis nasional tersebut.

Keberhasilan di Sumur MJ-169 ini menjadi bukti empiris bahwa optimalisasi ladang-ladang minyak tua di Sumatera Selatan masih sangat menjanjikan apabila ditopang oleh pembaruan teknologi seismik dan keberanian mengeksplorasi struktur geologi yang rumit.

Penemuan 1.857 barel per hari ini diharapkan menjadi pematik bagi percepatan investasi hulu migas serupa guna membendung laju penurunan produksi minyak secara nasional. (dhi)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang