Pemkab Musi Banyuasin (Muba) menggandeng AKPY-STIPER Yogyakarta dan PPSDM Migas Cepu untuk menyalurkan beasiswa penuh di sektor sawit dan migas.
SUNGAI LILIN, NUSALY – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompetitif terus menembus batas. Di bawah nakhoda Bupati HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, Pemkab Muba melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) secara masif menyebarkan “tiket emas” pendidikan vokasi bagi generasi muda. Kali ini, ratusan siswa di wilayah Timur Muba menjadi sasaran sosialisasi beasiswa penuh (full scholarship) sektor perkebunan dan industri migas.
Jumat (3/4/2026), Halaman KPKS Suka Makmur Sungai Lilin dipadati 189 siswa dari SMK Negeri 1 Sungai Lilin, SMA Negeri 1 Sungai Lilin, hingga perwakilan pemuda desa sekitar. Mereka antusias menyimak peluang beasiswa yang dirancang untuk memutus mata rantai pengangguran dengan cara menyiapkan keahlian yang langsung diserap industri.
Pemain Utama Industri Strategis
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP., menegaskan bahwa program ini adalah mandat langsung dari Bupati Toha Tohet untuk memastikan putra daerah tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Targetnya jelas: pemuda Muba harus menjadi pemain utama di industri sawit dan migas nasional.
“Pemerintah hadir untuk memastikan mimpi anak-anak Muba tidak terbentur biaya. Program ini 100 persen gratis, mulai dari pendidikan hingga penempatan kerja. Kami ingin mereka menjadi tenaga ahli yang punya daya tawar tinggi di pasar kerja global,” tegas Sinulingga di sela kegiatan sosialisasi.
Sinergi dengan Yayasan AKPY-STIPER Yogyakarta melalui dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memungkinkan anak-anak keluarga pekebun sawit menempuh pendidikan D1 dan D2 tanpa membebani APBD. Seluruh biaya, fasilitas asrama, hingga jaminan penempatan kerja telah disiapkan secara sistematis.
Vokasi Migas dan Masa Depan
Tak hanya sektor perkebunan, peluang emas juga dibuka di sektor migas melalui kerja sama eksklusif dengan PPSDM Migas Cepu. Program Pendidikan Vokasi Bidang Migas 2026 ini menjadi incaran karena sertifikasi yang didapat diakui secara internasional. Perwakilan Disnakertrans, Yudi Kartika, SE., mengingatkan para siswa untuk segera melengkapi administrasi mengingat ketatnya kompetisi memperebutkan kuota ini.
Ketua KPKS Suka Makmur, Iskarmono, mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Pemkab Muba. Menurutnya, akses informasi yang dibawa langsung ke Sungai Lilin memudahkan siswa dari pelosok untuk bermimpi besar menembus perusahaan perkebunan nasional usai menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Akses Informasi dan Pendaftaran
Bagi generasi muda Muba yang siap menguji kompetensi, pendaftaran beasiswa sawit 2026 dapat diakses melalui portal resmi www.beasiswasawit.akpy-stiper.ac.id atau www.beasiswasawitbpdpks.id. Sementara untuk program vokasi migas, informasi teknis tersedia secara real-time di akun Instagram resmi @disnakertransmuba atau melalui koordinasi grup WhatsApp yang telah dibentuk panitia.
Gebrakan Toha-Rohman dalam menggandeng institusi papan atas ini membuktikan bahwa investasi terbaik bagi Muba bukanlah sekadar infrastruktur fisik, melainkan kualitas manusia yang siap bertarung di industri modern. Kini, bola berada di tangan pemuda Muba untuk mengambil peluang emas ini demi masa depan yang lebih cerah. (*/dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





