Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramdan Pemkab MUBA

Banner Ramdan DPRD OKI

Banner Ramdan Pemkab OKU Selatan
Muba Maju Lebih Cepat

Wisata Religi dan Penguatan UMKM, Visi Bupati Muba Membangun dari Masjid

×

Wisata Religi dan Penguatan UMKM, Visi Bupati Muba Membangun dari Masjid

Sebarkan artikel ini
Wisata Religi dan Penguatan UMKM, Visi Bupati Muba Membangun dari Masjid
Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H., mendorong rumah ibadah menjadi motor penggerak kesejahteraan umat dan destinasi unggulan di "Bumi Serasan Sekate". Dok. Diskominfo Muba

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengintegrasikan agenda Safari Ramadhan dengan pengembangan ekonomi kreatif di Kecamatan Lais. Melalui ikon Masjid Raya Abdul Kadim, Bupati Muba Toha Tohet mendorong rumah ibadah menjadi motor penggerak kesejahteraan umat dan destinasi unggulan di “Bumi Serasan Sekate”.

LAIS, NUSALY – Wajah Kecamatan Lais, sebagai pintu gerbang Kabupaten Musi Banyuasin, kini bersolek dengan narasi baru yang memadukan spiritualitas dan ekonomi. Pada Selasa (3/3/2026), Masjid Raya Abdul Kadim di Desa Epil menjadi pusat perhatian dalam agenda Ngabuburit Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Di bawah kepemimpinan Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H., kegiatan religi ini bertransformasi menjadi daya ungkit bagi sektor wisata religi dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa masjid di abad modern tidak boleh lagi dipandang hanya sebagai ruang isolasi ibadah ritual semata. Dalam pandangan strategisnya, masjid memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembentukan karakter generasi muda sekaligus episentrum penguatan ekonomi kerakyatan. Kehadiran Bazar Ramadhan yang dipadati warga di pelataran masjid menjadi bukti nyata bagaimana kerumunan jemaah dapat dikonversi menjadi peluang ekonomi bagi pedagang lokal.

Masjid Raya Abdul Kadim, dengan arsitekturnya yang megah dan ikonik, diproyeksikan menjadi destinasi wisata religi unggulan yang mampu menarik wisatawan dari luar daerah. Bupati memberikan apresiasi khusus terhadap keberadaan masjid ini sebagai aset daerah yang harus dioptimalkan nilai tambahnya. Menurutnya, potensi wisata religi akan linear dengan peningkatan pendapatan masyarakat di sekitar koridor lintas tengah Sumatera.

“Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan penguatan sosial ekonomi masyarakat. Kita ingin kemegahan bangunan ini berbanding lurus dengan kemakmuran jemaah dan geliat ekonomi di lingkungannya,” ujar Toha Tohet. Sinergi ini dijalankan secara kolaboratif melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Muba dengan dukungan sektor perbankan dari Bank Sumsel Babel, yang menjadi potret nyata kerja sama lintas sektor dalam mendukung program keumatan.

Ekonomi kreatif

Camat Lais, Heru Kharisma, S.I.P., M.Si., menyatakan bahwa posisi geografis Lais sebagai gerbang masuk kabupaten memberikan keuntungan strategis. Perhatian Bupati terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis masjid dinilai sebagai langkah tepat untuk mempercepat pertumbuhan wilayah. Bazar Ramadhan yang digelar bukan sekadar pelengkap acara, melainkan simulasi pasar yang menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga di bulan suci.

Selain bazar, penguatan sumber daya manusia juga menjadi sorotan. Penyelenggaraan lomba adzan serta hafalan surat pendek bagi anak-anak dan remaja bertujuan untuk menyiapkan kaderisasi generasi islami yang tangguh. Bupati meyakini bahwa pembinaan di masjid adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat Muba yang religius dan berdaya saing.

Sebagai bentuk nyata keberpihakan pada masyarakat kelas bawah, Safari Ramadhan ini juga menjadi momentum pendistribusian program kesejahteraan. Pemkab Muba bersama Baznas Kabupaten Musi Banyuasin menyerahkan bantuan bagi kaum dhuafa serta pemberian insentif bagi para imam masjid sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina umat. Langkah ini mempertegas komitmen Toha Tohet dalam memperkuat jaring pengaman sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.

Komitmen tersebut dikunci dengan kehadiran unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, hingga organisasi perempuan yang menunjukkan soliditas kepemimpinan di Muba. Soliditas ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan dari level desa hingga kabupaten berjalan secara sinkron.

Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh Ustadz M. Thori yang memperkuat narasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara urusan duniawi dan ukhrawi. Buka puasa bersama ratusan warga yang memadati area masjid menjadi puncak kemanunggalan antara pemimpin dan rakyat di Lais.

Melalui Safari Ramadhan ini, Bupati Toha Tohet tidak hanya membawa pesan-pesan keagamaan, tetapi juga membawa peta jalan ekonomi baru bagi Kabupaten Musi Banyuasin. Dengan menjadikan masjid sebagai pusat ekonomi umat, Pemkab Muba berupaya mewujudkan visi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan tetap berakar pada kearifan lokal. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!