Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

Ucapan HUT Bhayangkara ke 80 Wakil Ketua I DPRD OKU

Banner HUT Bhayangkara ke 80 Sekda OKU
Kilas Daerah

69 Personel Polres OKU Naik Pangkat, Diakhiri Tradisi Siraman Air Kembang

×

69 Personel Polres OKU Naik Pangkat, Diakhiri Tradisi Siraman Air Kembang

Sebarkan artikel ini
69 Personel Polres OKU Naik Pangkat, Diakhiri Tradisi Siraman Air Kembang
Sebanyak 69 personel Polres OKU menerima kenaikan pangkat. Dok. Polres OKU/nusaly.com

Kapolres OKU menyebut kenaikan pangkat tersebut menjadi penanda bertambahnya tanggung jawab personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

BATURAJA, NUSALY – Sebanyak 69 personel Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi pada periode 1 Juli 2026. Kapolres OKU menyebut kenaikan pangkat tersebut menjadi penanda bertambahnya tanggung jawab personel dalam menjalankan tugas kepolisian di tengah masyarakat.

Di lingkungan Polri, kenaikan pangkat merupakan bagian dari sistem pembinaan karier anggota yang diberikan secara berkala. Kenaikan pangkat tidak diberikan secara otomatis. Personel harus memenuhi persyaratan administratif, masa dinas, rekam jejak kedisiplinan, serta penilaian kinerja.

Upacara Korp Raport yang berlangsung di halaman Mapolres Ogan Komering Ulu pada Kamis (2/7/2026) tersebut menjadi penanda resmi kenaikan pangkat para personel. Rangkaian upacara dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Ajun Komisaris Besar Endro Aribowo.

Dalam amanatnya, Endro menyampaikan bahwa kenaikan pangkat di lingkungan Polri bukan sekadar peningkatan status sosial atau penghargaan atas masa bakti semata. Langkah ini merupakan bentuk pengakuan resmi institusi terhadap kecakapan dan profesionalisme personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Menurut Endro, kenaikan pangkat diberikan setelah personel memenuhi persyaratan masa dinas, penilaian kinerja, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena itu, setiap kenaikan pangkat juga membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam menjawab tantangan tugas yang semakin berkembang seiring dengan dinamika sosial masyarakat.

“Kenaikan pangkat bukan sekadar peningkatan status, melainkan sebagai pengakuan atas kecakapan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Endro.

Makna Filosofis di Balik Tradisi Air Kembang

Suasana khidmat upacara segera berubah menjadi lebih hangat begitu memasuki acara tradisi. Para personel yang baru menerima kenaikan pangkat berdiri berbaris di tengah halaman Mapolres OKU. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang OKU Ny. Ivonne Endro Aribowo kemudian berjalan melintasi barisan, menyiramkan air bercampur bunga ke kepala para personel.

Di lingkungan Polri, prosesi penyiraman air kembang menjadi bagian dari tradisi korps yang wajib dilaksanakan setelah upacara kenaikan pangkat selesai.

Air yang dicampur dengan berbagai jenis bunga melambangkan rasa syukur mendalam kepada Tuhan, sekaligus berfungsi sebagai pengingat simbolis bahwa setiap jenjang kepangkatan yang lebih tinggi selalu membawa konsekuensi berupa penyucian diri dan tanggung jawab yang semakin besar kepada masyarakat.

Kapolres menjelaskan, keberhasilan para personel untuk meraih pangkat baru ini tidak lepas dari performa dan kinerja mereka selama kurun waktu yang telah ditentukan untuk memenuhi syarat kenaikan pangkat.

Tradisi kemudian ditutup dengan sempotan water cannon yang telah lama menjadi bagian dari prosesi kenaikan pangkat di sejumlah satuan kepolisian.

Suasana resmi yang sebelumnya berlangsung khidmat berubah menjadi lebih cair ketika para personel saling memberi ucapan selamat di tengah guyuran air yang membasahi seluruh penerima pangkat baru.

Makna Filosofis di Balik Tradisi Air Kembang
Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang OKU Ny. Ivonne Endro Aribowo berjalan melintasi barisan, menyiramkan air bercampur bunga ke kepala para personel. Dok. Polres OKU/nusaly.com

Komposisi Personel dan Penguatan Bintara Senior

Berdasarkan data administratif Polres OKU, kelompok kenaikan pangkat terbesar pada periode ini berasal dari jenjang Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) ke Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) sebanyak 22 personel, disusul Brigadir Polisi Kepala (Bripka) ke Aipda sebanyak 20 personel.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar personel yang memperoleh kenaikan pangkat berada pada kelompok bintara senior.

Penguatan di sektor bintara senior ini menjadi penting mengingat kelompok pangkat tersebut merupakan tulang punggung operasional kepolisian di lapangan, terutama dalam menjembatani kebijakan manajerial perwira dengan implementasi pelayanan langsung di unit-unit terkecil masyarakat seperti Polsek dan Bhabinkamtibmas.

Sementara itu, untuk jenjang bintara remaja dan reguler, tercatat ada 6 personel yang naik pangkat dari Brigadir ke Bripka, 6 personel dari Brigadir Polisi Satu (Briptu) ke Brigadir, serta 15 personel dari Brigadir Polisi Dua (Bripda) ke Briptu.

Kenaikan pangkat tersebut mencakup personel dari berbagai jenjang kepangkatan, mulai Bripda hingga Aipda. Bagi para anggota, momentum ini sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Ogan Komering Ulu. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang