Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Laporan Utama

Mesin Distribusi PT KMM Lumpuh, Belasan Truk Disita Jaksa

×

Mesin Distribusi PT KMM Lumpuh, Belasan Truk Disita Jaksa

Sebarkan artikel ini
Mesin Distribusi PT KMM Lumpuh, Belasan Truk Disita Jaksa
Kejati Sumsel sita belasan truk mikser dan alat berat milik PT KMM. Langkah paksa ini terkait dugaan korupsi distribusi semen periode 2018-2022. Dok. Kejati Sumsel

Kejati Sumsel menyita delapan truk mikser hingga ekskavator milik PT KMM. Langkah ini memutus urat nadi operasional perusahaan yang diduga memanipulasi distribusi semen selama empat tahun.

PALEMBANG, NUSALY – Aktivitas di batching plant PT KMM di Jalan Soekarno Hatta, Palembang, mendadak senyap. Bukan karena kendala teknis, melainkan karena tim penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan resmi “mengandangkan” belasan kendaraan berat milik perusahaan tersebut, Selasa (28/4/2026).

Penyitaan ini menjadi pukulan telak bagi PT KMM. Sedikitnya delapan unit truk mikser, lima unit dump truk, dan satu unit ekskavator kini dipasangi garis tanda penyitaan. Kendaraan-kendaraan yang biasanya menjadi tulang punggung distribusi semen di Sumatera Selatan itu kini menjadi barang bukti atas dugaan korupsi yang merentang sejak 2018 hingga 2022.

Langkah paksa ini bukan sekadar urusan administratif. Jaksa sedang mengunci aset fisik untuk memastikan pemulihan kerugian negara tidak menguap di tengah jalan. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, menegaskan bahwa penyitaan ini adalah bagian dari taktik penyidikan untuk memperkuat bukti adanya penyimpangan sistematis dalam rantai distribusi semen.

“Penyitaan dilakukan sesuai prosedur hukum guna mengamankan barang bukti yang berkaitan langsung dengan dugaan tindak pidana korupsi PT KMM,” ujar Vanny di Palembang, Rabu (29/4/2026).

Lubang di Rantai Pasok

Dugaan korupsi dalam distribusi semen ini bukan perkara sepele. Sebagai komoditas strategis untuk pembangunan infrastruktur di Sumsel, manipulasi pada jalur distribusinya berdampak langsung pada stabilitas pasokan di pasar. Selama empat tahun, diduga terjadi kebocoran yang disengaja dalam alur distribusi semen yang dikelola oleh PT KMM.

Guna melegalkan penguasaan aset tersebut, Kejaksaan telah melayangkan permohonan persetujuan penyitaan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang. Ini menjadi sinyal bahwa Kejaksaan tidak akan bermain-main dalam mengejar pertanggungjawaban korporasi.

Penyitaan kendaraan-kendaraan besar ini baru babak awal. Jaksa kini tengah membidik aktor-aktor intelektual yang mengatur “permainan” distribusi ini. Dengan lumpuhnya alat angkut utama PT KMM, penyidik berharap bisa membedah lebih dalam siapa saja yang menikmati aliran dana dari kebocoran distribusi semen yang seharusnya menjadi penggerak ekonomi daerah tersebut.

Alih-alih menjadi mitra pembangunan, rantai distribusi ini justru diduga kuat menjadi ladang bancakan yang terorganisir. Kini, pemeriksaan saksi dan dokumen terus dikebut untuk melihat seberapa jauh gurita korupsi ini menjalar ke pihak lain. (InSan/Jum Radit)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.