Penyelidikan kasus dugaan penembakan di depan GOR Biduk Kajang Kayuagung masih berjalan. Polisi belum membeberkan identitas korban maupun pelaku. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti sementara korban menjalani perawatan medis.
KAYUAGUNG, NUSALY — Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa dugaan penembakan yang terjadi di depan Gedung Olahraga (GOR) Biduk Kajang, Kecamatan Kayuagung. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (29/7) sekitar pukul 22.30 WIB.
Kasat Reskrim Polres OKI, Iptu M Raka Dwi Darma, mewakili Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, membenarkan adanya penanganan kasus tersebut. Namun, pihak kepolisian belum memberikan keterangan rinci mengenai identitas maupun kondisi spesifik korban yang saat ini masih menjalani perawatan medis.
“Kami belum bisa memberikan informasi detail terkait korban yang saat ini menjalani perawatan medis,” terang Iptu M Raka Dwi Darma, Jumat (31/7).
Ia berharap kasus tersebut segera terungkap. “Harapan kami kasus ini dapat segera terungkap dan terduga pelaku penembakan juga dapat segera diamankan, sehingga bisa diproses sesuai hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambahnya.
Penyisiran Rute Pelarian
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, petugas mendatangi lokasi tak lama setelah menerima laporan warga.
Namun, saat personel tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban sudah lebih dahulu dievakuasi oleh rekannya untuk mendapatkan pertolongan medis.
Berdasarkan keterangan rekan korban, polisi kemudian menyisir sejumlah ruas jalan yang diduga menjadi jalur pelarian pelaku.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perbincangan di media sosial dan grup percakapan WhatsApp. Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan korban saat menjalani penanganan awal di ruang IGD RSUD Kayuagung dengan bercak darah pada celananya.
Korban sempat dibawa ke IGD RSUD Kayuagung untuk mendapat penanganan darurat. Namun, akibat luka yang dialaminya, korban kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di Palembang untuk menjalani perawatan intensif.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan alat bukti serta mendalami keterangan sejumlah saksi. Polisi juga belum mengungkap motif maupun jenis senjata yang digunakan.
Penyelidikan masih terus berlangsung. (puputzch)













